Dirut Rumah Sakit Ken Saras Panik, Stok Oksigen Menipis

Taufik Budi, Okezone · Selasa 22 Juni 2021 17:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 22 512 2429187 dirut-rumah-sakit-ken-saras-panik-stok-oksigen-menipis-NacxYA6DPI.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

SEMARANG – Melonjaknya kasus Covid-19 di Jawa Tengah mengakibatkan pasokan oksigen di rumah sakit mulai menipis. Bahkan, di antaranya kesulitan mendapatkan pasokan oksigen padahal sangat dibutuhkan untuk penanganan pasien Covid-19.

Direktur Umum Rumah Sakit Ken Saras, Ajeg Tarius mengatakan bahwa pihaknya kesulitan mendapatkan oksigen dan pihak distributor yang sudah bekerja sama dengan rumah sakit sulit dihubungi. Dr Ajeg menyebut distributor oksigennya bernama Surya Medika.

Dia pun mengadukan masalah tersebut kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau depo oksigen PT Samator di Kabupaten Semarang, Selasa (22/6/2021). "Sekarang telepon distributornya, tanya kenapa tidak bisa. Ini stoknya ada kok. Sekarang telepon," perintah Ganjar.

Ajeg kemudian menelepon pihak Surya Medika yang biasa menyediakan oksigen di rumah sakitnya. Namun telepon itu tidak diangkat.

Baca juga: Pasien Covid-19 Melonjak, Ini yang Dibutuhkan Rumah Sakit

Ganjar kemudian menanyakan pada GM PT Samator Jateng, Julianto yang mendampinginya saat itu, apakah bisa rumah sakit mengambil langsung oksigen ke PT Samator tanpa melalui agen distributor.

"Bisa Pak, silakan langsung ke Kaliwungu Kendal untuk mengambil di sana," kata Julianto.

Baca juga: Pak Jokowi, BPK Temukan Berbagai Masalah Anggaran Covid-19 dan PEN

Ganjar pun meminta Ajeg, langsung mengambil oksigen ke PT Samator di Kendal. Dia juga memerintahkan Kepala Dinas ESDM Jateng, Sujarwanto untuk mengecek distributor oksigen Surya Medika terkait keseriusannya dalam penyediaan oksigen.

Ajeg senang dengan kecepatan Ganjar dalam menangani persoalan. Menurutnya, dalam kondisi darurat, tindakan cepat seperti ini memang harus dilakukan.

"Senang punya Gubernur yang bisa cepat. Ini kan tindakan shortcut yang mesti dikerjakan. Memang kalau lewat prosedural lama. Kami juga tidak tahu kenapa seperti ini, karena masalahnya bukan pada pihak kita. Tadi petugas kami sudah saya minta segera ke PT Samator di Kendal," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini