Usai Acara Lamaran, Perempuan Ini Positif Covid-19

Taufik Budi, Okezone · Rabu 23 Juni 2021 03:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 22 512 2429335 usai-acara-lamaran-perempuan-ini-positif-covid-19-OB2WMw0iB9.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

SEMARANG – Sejumlah rumah sakit dan tempat isolasi terpusat di Jawa Tengah kini dipenuhi pasien Covid-19. Melonjaknya penyebaran virus corona disinyalir setelah warga menggelar kegiatan keramaian seperti lamaran hingga ziarah.

"Kemarin ada acara lamaran, tanggal 30 rencana menikah," ujar seorang perempuan positif Covid-19, di tempat isolasi terpusat Rumdin Wali Kota Semarang, Selasa (22/6/2021).

Tempat isolasi terpusat itu, keterisiannya saat ini mencapai sekitar 80 persen. Pasien rata-rata baru menjalani karantina kurang dari lima hari. Bukan hanya warga Semarang, namun terdapat pula masyarakat dari luar daerah seperti Mranggen Demak, bernama Alwi.

Pemuda yang bekerja sebagai tukang parkir di sebuah rumah sakit tersebut terkonfirmasi positif Covid-19. Dia lantas menjalani isolasi di Rumdin Wali Kota Semarang sejak dua hari terakhir. Pemuda berharap segera sembuh dan pulang kembali.

Baca Juga : Satgas: Kasus Penularan Covid-19 Capai Rekor Tertinggi Selama Pandemi

"Karena mobilitas ini yang sering menimbulkan kerumunan. Saya sudah cek ke pasien Covid-19 yang diisolasi di rumah dinas Wali Kota. Saya tanya kira-kira ketularan dimana, ada yang bilang habis lamaran Pak, habis ziarah Pak, piknik Pak. Nah tempat-tempat seperti itu yang mungkin menjadi awal penularannya," kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Saat mengunjungi pasien di tempat isolasi terpusat itu, Ganjar meminta para pasien membuat video pendek. Video tersebut merupakan salah satu cara untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terkait pandemi Covid-19 yang belum selesai.

Baca Juga : Satgas Covid-19: BOR ICU RS di Depok Capai 100%, Ruang Isolasi 88%

Selain itu, masyarakat juga diajak lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan karena varian baru yang ditemukan akhir-akhir ini sangat cepat menular. Bahkan mengakibatkan lonjakan kasus di beberapa daerah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini