Berat Terapkan Lockdown, Pemda KBB Pilih Perketat PPKM Mikro

Adi Haryanto, Koran SI · Selasa 22 Juni 2021 19:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 22 525 2429270 berat-terapkan-lockdown-pemda-kbb-pilih-perketat-ppkm-mikro-gNYfVZEjGw.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

BANDUNG BARAT - Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) memilih opsi untuk memperketat pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro daripada harus menerapkan lockdown untuk mengatasi lonjakan kasus Covid-19.

Ini dikarenakan tidak siapnya sarana prasarana penunjang termasuk kesiapan anggaran jika harus menerapkan lockdown, meskipun saat ini KBB masih masuk dalam zona merah penyebaran COVID-19.

"Kita lakukan pengetatan PPKM mikro untuk daerah yang zona merah, karena tidak ada instruksi dari Mendagri soal kewajiban lockdown," kata Ketua Harian Satgas COVID-19 KBB Asep Sodikin kepada wartawan, Selasa (22/6/2021).

Asep menjelaskan, pengetatan PPKM mikro tujuannya untuk menekan laju penyebaran COVID-19. Pada pelaksanaannya yakni untuk daerah zona merah perkantoran wajib menerapkan 75% Work From Home (WFH), pengunjung ke pusat perbelanjaan 25% dan tutup pukul 20.00 WIB.

Sampai saat ini, kata dia, penerapan PPKM mikro di KBB terus diefektifkan. Namun hal itu juga harus dengan melihat tingkat kedisiplinan masyarakat dan terus digaungkan. Sebab kalau hanya sampai ke satgas tapi masyarakat masih bebas berkeliaran tanpa menerapkan prokes tetap tidak akan berhasil.

"Kita sudah buat surat edarannya, tapi dengan melihat level kewaspadaan di tingkat RT dan RW. Kalau RT dan RW zona merah ya tempat ibadah juga harus ditutup sementara," ujarnya.

Menurutnya, KBB sekarang masih menerapkan PPKM mikro sampai 25 Juni 2021. Opsi perpanjangan PPKM mikro sendiri harus menunggu Instruksi Mendagri terbaru sebagai dasar penerapan perpanjangan PPKM mikro.

"Untuk perpanjangan PPKM mikro itu diatur Mendagri dan melihat perkembangan kasus di setiap daerah. Kita di daerah siap melaksanakan kebijakan, diperpanjang atau tidak," tandasnya. adi haryanto

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini