Duh, Sarjana Ekonomi di Mojokerto Jadi Pengedar Narkoba Usai Korban PHK

Sholahudin, iNews · Rabu 23 Juni 2021 08:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 23 340 2429455 duh-sarjana-ekonomi-di-mojokerto-jadi-pengedar-narkoba-usai-korban-phk-6rrDf5pJ3A.jpg Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto Himawan (kanan) dan tersangka (kiri) sat jumpa pers.(Foto:Sholahudin)

MOJOKERTO -  Adi Agung Saputra (26) warga Desa Berat Wetan, Kecamatan Gedeg, Mojokerto, nekat menjadi pengedar narkoba jenis ekstasi dan pil koplo.

Sarjana ekonomi ini, mengaku terpaksa melakukan pekerjaan haram tersebut karena menjadi korban PHK dari pabrik di kawasan Gresik. Dia ditangkap di sebuah tempat hiburan malam dengan barang bukti 100 butir pil dobel L.

"Tersangka kita amankan saat akan mengantar barang ke sejumlah pembeli dengan cara diranjau," kata Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto Himawan.

Baca Juga: Polisi Tangkap 3 Pengedar Narkoba di Kalangan Mahasiswa, Bandar Besarnya Buron

Petugas mengembangkan ke rumah tersangka dan menemukan barang bukti pil dobel L di belakang rumah dan disembunyikan di rerimbunan pohon bambu.

Tersangka Adi mengaku terdesak kebutuhan ekonomi, karena sudah di PHK dari tempat kerjanya di Gresik. "Saya gak tahu, saya hanya menaruh barang saja. Gak tahunya ditangkap polisi," kilah tersangka.

(saz)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini