Astaga! Mahasiswa pun Jadi Pembegal Payudara

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 24 Juni 2021 15:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 24 519 2430345 astaga-mahasiswa-pun-jadi-pembegal-payudara-vfVKP7wRAO.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

MALANG - Sekolah tinggi-tinggi jadi mahasiswa nyatanya tidak memberi jaminan untuk bisa berperilaku baik hidup bermasyarakat. Seperti yang dilakukan RS, mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Malang melakukan begal payudara pada mahasiswa cantik berinisial GSA (21).

Plh Kapolsek Lowokwaru AKP Sutomo mengatakan, pelaku RS ini terlebih dahulu membuntuti korbannya GSA yang berboncengan dengan temannya IP, sepulang dari sebuah mal di kawasan Jalan Veteran, Kota Malang.

"Kejadiannya pada Rabu malam sekitar pukul 20.30 WIB di depan UIN Malang. Korban ini merasa dibuntuti oleh pelaku sehabis dari Matos. Jadi mulai keluar Matos, kemudian sampai perempatan ITN belok kanan korban melihat spion motornya merasa dibuntuti seseorang," ucap Sutomo ditemui MPI di Kapolsek Lowokwaru, pada Kamis siang (24/6/2021).

Selanjutnya, korban berhenti mendadak di depan kampus UIN Malang bermaksud agar sang pelaku melintas terlebih dahulu. Namun yang terjadi di luar prediksi keduanya.

"Begitu korban berhenti, pelaku ikut berhenti di samping kanan dari korban, begitu berhenti tangan kiri pelaku langsung menyentuh dada sebelah kanan korban, karena merasa dilecehkan korban teriak," tuturnya.

Baca Juga : 150 Orang Pendukung Habib Rizieq Diamankan Polisi

Pelaku sempat kabur dari lokasi kejadian, namun teriakan korban mengundang perhatian warga sekitar depan kampus UIN Malang. Alhasil RS dikejar oleh warga sekitar kampus UIN Malang dan pengendara yang melintas.

"Korban beserta masyarakat mengejar pelaku dan tertangkap dibawa ke polsek lowokwaru, sekarang masih dikembangkan tentang perbuatan yang dilaksanakan," ujarnya.

Dari hasil interogasi awal belum diketahui motif yang melatarbelakangi pelaku nekat melakukan aksi begal payudara di tengah ramainya Jalan Sumbersari, Kota Malang. Diduga RS tak dapat mengendalikan nafsunya melihat kecantikan GSA.

"Pelaku ini sadar melakukan aksinya, tidak dalam pengaruh miras. Keduanya tidak saling kenal karena beda asal, korban dari Indonesia tengah, pelaku dari Indonesia Timur. Diduga karena pelaku ini nafsu," ujarnya.

Akibat perbuatannya RS kini masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Lowokwaru Kota Malang. Ia terancam dengan Pasal 281 KUHP tentang melanggar kesusilaan di tempat umum.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini