Positif Covid-19 Yogyakarta Bertambah 782, Jumlah Kematian Pecah Rekor!

Priyo Setyawan, Koran SI · Sabtu 26 Juni 2021 20:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 26 510 2431394 positif-covid-19-yogyakarta-bertambah-782-jumlah-kematian-pecah-rekor-mZwR4GKfPq.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

YOGYAKARTA - Kasus Covid-19 di DI Yogyakarta hingga Sabtu (26/6/2021) belum juga melandai. Hari ini terdapat penambahan 782 kasus baru. Bahkan pasien yang meninggal dunia juga meningkat drastis, yakni  bertambah 22 orang. Jumlah ini menjadi kasus kematian harian  Covid-19 tertinggi di Yogyakarta.

“22 pasien Covid-19 yang meninggal, 10 orang warga Gunungkidul,  tujuh orang warga Sleman dan lima orang warga Bantul,” kata Kabag Humas Pemda DIY Ditya Nanaryo Aji, Sabtu (26/6/2021). 

Baca juga: Viral Pasien Covid-19 Tidur di Lantai, Ini Penjelasan Dinkes Jatim

Ditya menjelaskan tambahan terkonfirmasi positif Covid-19 paling banyak di Slaman dengan 320 kasus, disusul Bantul  246 kasus, Yogyakarta 104 kasus, Kulonprogo 62 kasus  dan  Gunungkidul 50 kasus.  Penambahan ini hasil pemeriksaan 3.051 sampel dari 2.995  orang yang diperiksa. 

“Distrubusi kasus berdasarkan riwayat, tracing kontak kasus positif sebanyak 637 kasus, periksa mandiri 124 kasus, skrining karyawan kesehatan empat  kasus  dan belum ada info 17 kasus. Dengan penambahan tersebut,  total di DIY saat ini ada 57028 kasus,” ujarnya.

Baca juga: Satgas Covid-19 Sebut PSBB dan PPKM Tidak Berhasil, Ini Sebabnya

Sementara pasien sembuh bertambah 223 orang, sehingga total menjadi 47.154 orang. Dari jumlah ini paling banyak di Bantul 82 orang, Sleman 76 orang, Gunungkidul 28 orang, Yogyakarta 24 orang dan Kulonprogo 23 orang. 

“Untuk kasus  suspek Covid-19,  tercatat ada  45196 kasus dan suspek dalam pemantauan 1023  kasus,” jelasnya.

Secara akumulasi terdapat 57;028 kasus positif. Rinciannya 8.414 kasus aktif,  sembuh 17.154 ksus dan meninggal 1.460 kasus.

Sedangkan perkembangan kasus Covid-19 di DIY, untuk tingkat kesembuhan (case recovery rate) mencapai 82,69 % dan tingkat kematian (case fatality rate) mencapai 2,56%.  

Sementara tingkat ketersediaan tempat tidur rumah sakit rujukan,  baik bed critical maupun non-critical sudah di atas 80%. Bed critical dari 140 tempat tidur (TT) yang tersedia, sudah terpakai 115 TT, masih tersisa 25 TT  dan bad non-critical dari 1145  TT yang tersedia, sudah  terpakai 948 TT, masih ada 197 TT.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini