Pemakaman Pasien Covid-19 di Malang Catat Rekor Harian, Petugas Pemulasaran Kerepotan

Avirista Midaada, Okezone · Senin 28 Juni 2021 22:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 28 519 2432280 pemakaman-pasien-covid-19-di-malang-catat-rekor-harian-petugas-pemulasaran-kerepotan-0DB4QtG6xY.JPG Proses pemulasaran jenazah pasien Covid-19 (Foto: Okezone/Avirista)

MALANG - Tim pemulasaran jenazah Covid-19 Kota Malang mulai kewalahan menangani pemakaman pasien Covid-19. Pada hari Senin (28/6/2021) saja ada 18 kasus kematian pasien Covid-19 yang ditangani oleh tim pemulasaran jenazah dengan protokol kesehatan.

Kesibukan tim pemulasaran tampak sejak di ruang instalasi forensik RS Saiful Anwar (RSSA). Hilir mudik ambulan yang mengangkut para pasien Covid-19 tampak.

Bahkan hingga Senin petang, prosesi pemulasaran jenazah Covid-19 masih sibuk dengan para pasien yang meninggal dan harus dimakamkan dengan protokol kesehatan.

RSSA merupakan rumah sakit rujukan utama untuk menatalaksana jenazah pasien COVID-19. Sehingga, pasien yang meninggal di rumah sakit lain, dibawa ke Ruang IKF RSSA.

"Hari ini sementara data masuk 17 orang meninggal dunia, dan mengantri untuk pemakaman prokes," ujar Kepala UPT Pengelola Pemakaman Umum (PPU) Kota Malang, Takroni Akbar ditemui di TPU Sawojajar, Kota Malang, Senin petang.

Takroni menambahkan, memasuki pukul 16.15 WIB, pasien meninggal karena COVID-19 bertambah satu orang. "Ada tambahan satu, jadi 18 meninggal dunia dan akan dimakamnkan. Ini bisa dibilang rekor karena mencapai 17 lebih," imbuhnya.

Takroni menyebut, beberapa hari terakhir ada lonjakan jumlah pasien COVID-19 yang meninggal dunia. Kemarin saja, 13 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 dimakamkan. "Kemarin 13 orang meninggal dan hari ini 18. Semuanya positif," sebutnya.

Sementara itu, dengan banyaknya jenazah pasien COVID-19 harus dimakamkan hari ini, pihaknya harus membagi tim pemulasaran menjadi dua. Satu tim memakamkan lebih dari tujuh jenazah.

"Tim kita bagi dua, satu tim memakamkan 8 sampai 9 jenazah. Kita usahakan tidak sampai jam 10 malam. Karena kemarin pemakaman sampai setengah 12 malam mulai pukul 10 pagi," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini