Separah Apa Kasus Covid-19 di Kota Bandung? Berikut Datanya

Arif Budianto, Koran SI · Rabu 30 Juni 2021 12:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 30 525 2433135 separah-apa-kasus-covid-19-di-kota-bandung-berikut-datanya-z2OVhnXsdi.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

BANDUNG - Kota Bandung termasuk salah satu wilayah kategori zona merah untuk Covid-19. Selain terjadi penambahan kasus, angka keterisian pasien Covid-19 di rumah sakit juga terus meningkat. Angka jenazah Covid-19 yang dimakamkan setiap harinya juga cukup tinggi.

Lalu seperti apa sebenarnya kondisi pandemi di Kota Bandung. Dikutip dari Puskovid Kota Bandung, tercatat hingga 29 Juni 2021 ada 2.846 kasus aktif. Terjadi penambahan sekitar 259 orang. Sehingga total warga Bandung yang pernah dan sedang terpapar Covid-19 sejak awal 2020 hingga saat ini mencapai 24.326 orang.

Baca Juga:  Wamenkes: Tempat Tidur Isolasi di RS Rujukan Covid-19 Sisa 20.000

Kendati begitu, jumlah warga yang masuk kategori suspek mencapai 25.449 orang. Namun, warga suspek yang saat ini sedang di pantau mencapai 3.000 orang. Kategori suspek dipantau adalah mereka yang kontak erat dengan yang terpapar Covid-19.

Sementara jika dilihat per kecamatan, Bojongloa Kaler termasuk daerah dengan jumlah warga positif aktif terbanyak, yaitu 213 orang. Diikuti Kecamatan Babakan Ciparay 180 orang, Arcamanik 165, Antapani 159 orang, dan Rancasari 157 orang.

Sedangkan jumlah warga positif terendah ada di Kecamatan Cibeunying Kaler 2 orang, Cidadap 15 orang, Lengkong 28 orang, dan Sumur Bandung 29 orang.

Baca Juga:  Jokowi Bagi-Bagi Kaus saat Tinjau Vaksinasi di Kendari

Sebelumnya, Wali Kota Bandung Oded M Danial kembali mengingatkan warga Kota Bandung untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan. "Mang Oded tak pernah bosan mengimbau kepada warga Kota Bandung untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Jaga kondisi tubuh kita dengan baik," imbau Oded.

Perlu diketahui, salah satu cara untuk menghindari paparan Covid-19 yaitu dengan melaksanakan 5 M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini