Zona Merah Naik Drastis, Ridwan Kamil Berlakukan PPKM Mikro di Jabar

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Rabu 30 Juni 2021 11:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 30 525 2433467 zona-merah-naik-drastis-ridwan-kamil-berlakukan-ppkm-mikro-di-jabar-GwdcOXSxXq.jpg Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Agung Bakti Sarasa)

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, menyampaikan zona risiko tinggi Covid-19 atau zona merah meningkat menjadi 11 wilayah. Selain itu, varian Delta Covid-19 banyak ditemukan di wilayah Jabar.

Ridwan Kamil pun mengimbau masyarakat untuk memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes). Menurutnya, varian Delta Covid-19 memiliki daya tular yang lebih cepat.

"Varian Delta covid-19 yang daya tularnya lebih cepat sudah terdeteksi di banyak tempat," ungkap Ridwan Kamil melalui akun Instagram pribadinya @ridwankamil, Rabu (30/6/2021).

Dalam keterangannya, gubernur yang akrab disapa Kang Emil tersebut menyatakan, zona merah Covid-19 di Jabar naik drastis menjadi 11 wilayah dari sebelumnya hanya dua wilayah.

"Sesuai koordinasi Jawa-Bali maka serempak akan diberlakukan PPKM Mikro Darurat," ujarnya.

Melalui pemberlakuan PPKM Mikro Darurat tersebut, kata Kang Emil, maka akan dilakukan pengetatan terhadap kegiatan masyarakat.

"Pengetatan kegiatan dan lockdown bisa/akan dilakukan di sejumlah RT/RW yang terindikasi situasi sangat berat," jelasnya.

Kang Emil juga mengatakan, pihaknya akan memperkuat strategi di bagian hulu dalam pengendalian COVID-19 di Jabar dengan memperkuat ruang isolasi di desa-desa.

Sedangkan strategi di bagian hilir, kata Kang Emil, pihaknya akan meningkatkan jumlah pasien COVID-19 yang akan sembuh dari rumah sakit ke tempat-tempat pemulihan pasien non-rumah sakit.

"Sehingga keterisian RS untuk covid bisa terus menurun. Aamiin," ucapnya.

Baca Juga : Ridwan Kamil Bagikan 11 Daerah Zona Merah, Warganet: Bantuan Covid Kumaha Pak?

Kang Emil menekankan, menghadapi situasi darurat tersebut, pihaknya mengimbau masyarakat untuk mematuhi prokes 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas, agar terhindar dari paparan COVID-19.

"Masyarakat dimohon patuhi prokes 5M dan saling mengingatkan," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Satuan Tugas Covid-19 Jabar mengumumkan peningkatan drastis jumlah wilayah berisiko tinggi penularan Covid-19 (zona merah) di Provinsi Jabar.

Jika pada pekan lalu zona merah Covid-19 hanya dua wilayah, yakni Kota Bandung dan Kabupaten Bandung, kini bertambah menjadi 11 wilayah dari total 27 kabupaten/kota di Jabar. Adapun 16 wilayah lainnya masih berstatus zona oranye atau berisiko sedang penularan Covid-19.

Hal tersebut berdasarkan hasil evaluasi risiko kesehatan masyarakat kabupaten dan kota di Jabar pada periode 21-27 Juni 2021 yang dilakukan oleh Subdivisi Data dan Kajian Epidemiologi Divisi Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Jabar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini