Curi Pistol Polisi, Satpam di Medan Ambruk Ditembak

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Rabu 30 Juni 2021 22:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 30 608 2433485 curi-pistol-polisi-satpam-di-medan-ambruk-ditembak-8xH5gcinzy.jpg Seorang satpam ditembak usai mencuri pistol polisi. (Foto : Okezone/Wahyudi Aulia Siregar)

MEDAN - Seorang satpam berinisial YAP (33) ambruk ditembak petugas karena melawan saat akan ditangkap di Jalan Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Deliserdang pada Kamis, 24 Juni 2021 sore. Satpam yang merupakan pelaku pencurian itu sempat mengacungkan pistol ke arah petugas, sebelum akhirnya dihadiahi tembakan di kedua kakinya.

YAP ditangkap terkait kasus pencurian di rumah tetangganya di Jalan Istiqomah, Gang Mekar, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan pada Kamis 24 Juni 2021 dini hari.

Korbannya adalah seorang anggota polisi yang berdinas di Direktorat Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Sumatera Utara.

Dari aksi pencurian itu, YAP bersama seorang rekannya JH (31) membawa kabur satu tas sandang merek Bodypack milik korban. Tas itu berisi sepucuk pistol dinas jenis FN berikut 15 butir amunisinya. Mereka juga membawa kabur dua ponsel milik korban.

"Saat kita tangkap, tersangka YAP mengacungkan senjata yang dicurinya itu ke arah petugas kita. Karena tak ingin ada korban, kita akhirnya melumpuhkan tersangka dengan tembakan di kakinya," kata Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Pardamean Hutahaean didampingi Kanit Reskrim Iptu Zuhatta Mahadi, saat menggelar jumpa pers pengungkapan kasus itu, Rabu (30/6/2021).

Kasus pencurian itu, sebelumnya memang telah direncanakan YAP dan JH. Mereka bahkan telah memantau rumah korban yang merupakan seorang anggota polisi.

Pada Kamis dini hari, 24 Juni 2021, mereka menjalankan aksinya. Dengan menggunakan obeng untuk membuka jendela rumah korban.

Baca Juga : Tertangkap Mencuri di Minimarket, Pemuda Ini Diborgol Lalu Jadi Tontonan Warga

"Setelah mereka membuka jendela, mereka menggunakan kunci yang tergantung di pintu untuk membuka pintu utama rumah korban. Mereka lalu masuk dan mengambil barang-barang milik korban," jelas Pardamean.

Korban baru mengetahui aksi pencurian itu setelah mendengar suara bising sepeda motor tersangka saat akan meninggalkan rumah.

"Saat korban terbangun dia melihat pintu rumah sudah terbuka dan barang-barang miliknya sudah hilang. Yang bersangkutan lalu membuat laporan ke kita," tuturnya.

Selain kedua tersangka, sambung Hutahaean, pihaknya menangkap seorang pemuda berinisial NR (28). Pria yang sehari-hari bekerja sebagai sopir itu ikut ditangkap karena sempat dititipi senjata api hasil curian tersebut.

Baca Juga : Viral! Curi HP di Toko Kue, Emak-Emak Tinggalkan Tas Isi Sampah

"Mereka kita jerat dengan pasal 363 ayat (2) juncto Pasal 55 dan 56 pada KUHP. Ancamannya 9 tahun penjara," tutur Hutahaean.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini