Gunung Merapi 4 Kali Semburkan Awan Panas

Suharjono, Koran SI · Kamis 01 Juli 2021 14:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 01 510 2433832 gunung-merapi-4-kali-semburkan-awan-panas-3uyz6fi0lW.jpg Gunung Merapi (Foto: Antara)

YOGYAKARTA - Aktivitas vulkanik Gunung Merapi dalam dua hari terakhir benar- benar meningkat. Bahkan, pada Kamis (1/7/2021) pagi, Gunung Merapi tercatat empat kali mengeluarkan awan panas guguran.

Kepala Balai Penyelidikan dan pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida mengatakan, sejak pukul 00.00 WIB hingga pukul 08.00WIB pagi ini, dilaporkan empat kali awan panas yang keluar dari puncak Merapi.

Baca Juga: 4 Menit Sebelum Gempa M5,3 Gunungkidul, Merapi Semburkan Awan Panas

Saat ini, baik awan panas maupun lava pijar mengarah ke tenggara dan barat daya. " Aktivitas vulkanik Merapi saat ini memang masih tinggi. Namun masih dslsm bats rekomendasi BPPTKG," terangnya di Yogyakarta.

Awan panas guguran hari ini mulai terjadi pada pukul 01.44 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 30 mm dan durasi 70 detik. Estimasi Jarak luncur 1.000 m ke arah tenggara. Namun, saat kejadian visual berkabut.

Kemudian, awan panas guguran kembali terjadi pada pukul 01.52 WIB. Awan panas ini tercatat di seismogram dengan amplitudo 55 mm dan durasi 86 detik. Estimasi Jarak luncur 1.100 m ke arah tenggara, visual berkabut.

Kemudian, pagi tadi awan oanas kembali keluar pada pukul 6.39 WIB. Awan yang dikenal dengan sebutan wedus gembel ini tercatat di seismogram dengan amplitudo 22 mm dan durasi 125 detik.

"Kali ini jarak luncur mencapai 1.300 m ke arah barat daya," katanya.

Baca Juga:  Merapi Muntahkan Awan Panas 3 Kali, Hujan Abu Tipis Landa Kalitengah Lor

Setelah itu, wedus gembel kembali dimuntahkan Merapi pada pukul 07.35 WIB yang tercatat di seismogram dengan amplitudo 60 mm dan durasi 73 detik dengan jarak luncur 900 meter ke arah tenggara.

Hari sebelummya, Merapi mengeluarkan awan panas guguran yang cukup banyak. Dalam 24 jam terlihat 17 kali awan panas keluar dari puncak merapi baik ke tenggara maupun ke arah barat daya .

Daerah waspada bahaya, yaitu pada radius 3 km dari puncak untuk Sungai Woro . Selain itu, pada jarak 5 km dari puncak untuk Sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Kali Putih.

BPPTKG juga mengingatkan erupsi eksplosif masih berpeluang terjadi dengan ancaman bahaya berupa lontaran material dalam radius 3 km dari puncak Gunung Merapi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini