Klaster Kerja Bakti Muncul di Malang, 15 Warga Positif Covid-19

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 01 Juli 2021 20:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 01 519 2433978 klaster-kerja-bakti-muncul-di-malang-15-warga-positif-covid-19-XGOk9yJy8I.jpg Permukiman warga di Kelurahan Samaan (foto: MNC Portal/Avirista)

KOTA MALANG - Imbas kerja bakti yang dilakukan warga di RT 11 RW 2 Kelurahan Samaan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, belasan orang terpapar Covid-19. Hal ini membuat pihak kelurahan dan RW berkoordinasi melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi.

Tampak dari pantauan bendera merah berkibar di depan gang lingkungan mereka tinggal. Spanduk bertuliskan 'Stop Siapapun Anda Selain dari Warga RT 11 RW 2 Dilarang Masuk' tampak menyambut kedatangan di depan gang lingkungan.

Baca juga:  PPKM Darurat, Mendagri Minta Masyarakat Tak Perlu Panik

Selain itu, penyemprotan disinfektan juga dilakukan oleh BPBD, pihak Kecamatan Klojen, dibantu oleh perwakilan warga dan Linmas, pada Kamis siang (1/7/2021). Selain penyemprotan akses keluar masuk di Gang I B RT 11 RW 2 juga ditutup total.

Warga yang bukan penghuni di sana tidak diperbolehkan masuk jika tak ada kepentingan. Selain itu warga dari dalam lingkungan juga ditanya keperluan mereka saat akan keluar, mereka pun juga harus disemprotkan cairan disinfektan saat keluar dan masuk lingkungan gang.

Baca juga:  Kasus Covid-19 di Tanah Air Mencapai 2,2 Juta, Berikut Sebaran per Provinsi

Ketua RT 11 RW 2 Kelurahan Samaan Sunaryo menuturkan, awalnya terpapar warganya berawal dari kerja bakti yang dilakukan pada 19 Juni 2021 oleh warga. Saat itu ada satu warga yang mengeluhkan sakit, saat diperiksakan ternyata positif Covid-19. Kemudian secara beruntun beberapa warganya mengeluhkan sakit dan saat diperiksakan terkonfirmasi positif Covid-19.

"Awalnya satu warga, kemudian ada kerja bakti dan diduga menular ke lainnya. (Tanggal) 23 sampai 28 itu ada empat orang yang Positif. Kemudian tanggal 29 itu ada 3 warga kita yang positif sampai tanggal 30 kemarin ada 4 orang positif," ucapnya ditemui MNC Portal Indonesia di lokasi.

Oleh pihak puskesmas pun dilakukan tracing dan tes swab massal ke setidaknya 34 warganya yang berkontak erat dengan warga sebelumnya yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

"Ini sudah dilakukan swab massal diikuti sebanyak 34 warga, tiga orang positif. Jadi totalnya 15 orang dinyatakan terkonfirmasi COVID-19," tuturnya.

Dari 15 orang di 7 kepala keluarga (KK) yang terkonfirmasi positif Covid-19, seluruhnya hanya menjalani isolasi mandiri di rumah, dengan pengawasan petugas medis dari puskesmas setempat. Sebab saat ini rumah sakit rujukan dan tempat isolasi di Kota Malang seluruhnya penuh.

"Oleh pihak puskesmas diminta isolasi mandiri di rumah dengan pengawasan ketat. Karena rumah sakit masih penuh, belum bisa dipindah, sebenarnya mau dibawa ke rumah sakit tapi karena banyak pertimbangan salah satunya tadi," terangnya.

Sunaryo menambahkan, bila 15 warganya terkonfirmasi positif Covid-19 ini terdiri dari dua orang lanjut usia (lansia), mayoritas usia remaja dan dewasa. Beruntung mereka mayoritas tanpa gejala, hingga gejala ringan.

"Kita sediakan oksigen yg mungkin gejala sesak. 3 tabung oksigen, dua sumbangan dari warga, satu dari Ketua RW. Ini untuk persiapan bagi warga yang menjalani isoman. Karena ada warga mengalami gejala sesak nafas, arahan puskesmas untuk menyediakan tabung oksigen," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini