Oknum Sekdes di Gresik Nekat Nikahi Siri Wanita Bersuami

Ashadi Ikhsan (Koran Sindo), Koran SI · Kamis 01 Juli 2021 21:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 01 519 2434092 oknum-sekdes-di-gresik-nekat-nikahi-siri-wanita-bersuami-bEVrgZGHjM.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

GRESIK - Seorang oknum perangkat Desa Gedangkulut, Kecamatan Cerme, Gresik diduga melakukan hubungan cinta terlarang. Oknum perangkat desa tersebut menikahi seorang perempuan bersuami, padahal dia sendiri telah berkeluarga.

Akibat dari perbuatannya, oknum tersebut dilaporkan ke Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani. Hasilnya, pelaku terancam diberhentikan dari jabatannya sebagai sekretaris desa.

Baca juga:  Razia Preman di Palangkaraya, Polisi Temukan Sopir Mesum di Dalam Mobil Usai Pesta Narkoba

Kepala Desa Gedangkulut, Ali Mas'ud mengatakan, sudah meminta petunjuk terkait persoalan tersebut kepada bupati. Dia juga bakal menyiapkan teknis prihal pencopotan.

"Kami sudah menghadap Bupati Gresik terkait prihal itu. Hasilnya beliau (Gus Yani) meminta agar mengeluarkan SK pemberhentian," katanya, Kamis (1/7/2021).

Baca juga:  Bikin Gempar! Berikut Daftar Kasus Pesta Seks di Indonesia

Dari informasi yang dihimpun, kisah cinta terlarang itu sudah dijalani selama setahun. Bahkan keduanya diduga telah melakukan pernikahan siri. Padahal dua manusia itu sama-sama memiliki keluarga. Perangkat desa itu juga memiliki seorang istri dan dua orang anak.

Kasus itu mulai muncul saat suami sah dari istri siri perangkat desa tersebut curiga hubungannya mulai merenggang. Benar saja, dia akhirnya mengantongi bukti jika istrinya selingkuh dengan perangkat desa tersebut. Dengan keadaan marah dan kecewa, pria itu langsung meluruk ke kantor desa.

Beberapa warga yang mengetahui ikut geram. Mereka mengancam akan menggelar aksi, kecuali perangkat desa itu dicopot dari jabatanya.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gedangkulut, Somali mengaku mendapat laporan warga terkait perbuatan oknum perangkat desa.

"Setelah mendapat laporan, kami langsung merespon dan membuat surat kepada kepala desa," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini