Sempat Meresahkan, Warga Ramai-Ramai Tangkap Buaya Sungai dengan Jaring

Solopos.com, · Senin 05 Juli 2021 14:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 05 512 2435709 sempat-meresahkan-warga-ramai-ramai-tangkap-buaya-sungai-dengan-jaring-nSFi3av9wi.jpg Foto: Solopos

BOYOLALI — Warga Kebonbimo, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah sudah sedikit lega setelah ada kabar buaya yang sempat muncul di sungai di wilayah itu, tertangkap.

Pada Minggu (4/7/2021), seekor buaya sepanjang sekitar satu meter, tertangkap di Desa Kener, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang. Lokasinya sekitar satu kilometer dari lokasi penemuan buaya di Desa Kebonbimo.

Kepala Desa Kebonbimo, Sudadi, membenarkan tersiar kabar tertangkapnya buaya tersebut. Dia mengatakan ada kemungkinan buaya yang sebelumnya terlihat di Dusun Gombol, RT 02/RW 01, Desa Kenonbimo, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, bergeser ke arah timur, menuju Desa Kener.

Dia menjelaskan awal penampakan buaya di sebuah sungai di wilayah Gombol, terjadi pada Jumat (3/7/2021). Saat itu dia menerima laporan dari ketua RT setempat.

Kemudian pada Jumat siang dia bersama warga mendatangi lokasi terlihatnya buaya tersebut. Namun setelah ditunggu satu jam, buaya tidak juga muncul. Pencarian dilanjutkan warga bersama Babinsa, Babinkamtibmas, Damkar dan sebagainya. Namun hingga Jumat malam pencarian belum menbuahkan hasil.

“Kemungkinan saat malam, saat tidak ada yang menunggui, buaya berpindah tempat. Mungkin bergeser ke arah timur [arah Kener],” kata dia, Senin (5/7/2021).

Hingga pada Minggu (4/7/2021), warga di Desa Kener pun antusias untuk mencari buaya.

“Jadi itu lokasinya [penangkapan], kurang lebih satu kilometer dari lokasi penemuan pertama. Lokasinya di perbatasan Desa Kener [Semarang] dan Mojosongo [Boyolali],” lanjut dia.

Menggunakan Jaring

Menurut Sudadi, penangkapan dilakukan pada sekitar pukul 10.30 WIB. Penangkapan dilakukan menggunakan jaring.

“Setelah tertangkap, buaya lalu dibawa ke Balai Desa Kener. Sejumlah warga pun melihat karena penasaran. Kebetulan saat itu Sekdes saya lewat di daerah itu,” jelas dia.

Pascatertangkapnya buaya tersebut, warga Gombol, Desa Kebonbimo, sudah lega sebab sudah tidak ada bahaya mengancam saat beraktivitas di dekat sungai.

“Kemarin sebelum ketangkap, warga mau ke sawah yang dekat sungai, was-was. Setelah penemuan, para penambang pasir, petani, pemancing, saat ini sudah sangat lega,” lanjut dia.

Salah satu warga, Kebonbimo, Suripto, juga sudah mengetahui kabar tertangkapnya buaya yang sempat terlihat di sekitar kampungnya.

“Infonya sudah ketangkap di daerah Kener. Warga sudah tenang,” kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini