Tak Pakai Masker, Puluhan Pelanggar PPKM di Cirebon Bayar Denda Rp100 Ribu

Fathnur Rohman, Okezone · Senin 05 Juli 2021 19:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 05 525 2435924 tak-pakai-masker-puluhan-pelanggar-ppkm-di-cirebon-bayar-denda-rp100-ribu-namOv397pF.jpg Warga tak pakai masker didenda Rp100 ribu. (Foto : Okezone/Fathnur Rohman)

CIREBON - Sejumlah warga di Kota Cirebon, Jawa Barat, terpaksa membayar denda saat terjaring razia yang dilakukan Satpol PP Kota Cirebon, Senin (5/7/2021). Mereka kedapatan tidak menerapkan protokol kesehatan (prokes) pada masa PPKM darurat hari ketiga.

Kepala Satpol PP Kota Cirebon, Edi Siswoyo menerangkan, razia prokes tersebut dilaksanakan sejak pukul 10.00 WIB sampai 11.30 WIB, di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon. Selama razia berlangsung, terdapat puluhan warga yang tidak memakai masker. Para pelanggar ini kemudian diberi sanksi dengan membayar denda Rp100 ribu.

"Untuk yang tidak memakai masker didenda Rp100 ribu. Dari jam 10 pagi, kita dapat Rp2,6 juta. Pelanggarnya jadi 26 orang," kata Edi kepada wartawan, Senin (5/7/2021).

Sanksi denda ini, kata Edi, akan diwajibkan kepada pelanggar yang mampu membayarnya. Sedangkan, untuk warga kurang mampu namun sudah melanggar prokes, pihaknya memberi kelonggaran dengan menjatuhkan sanksi sosial, salah satu di antaranya membersihkan jalan.

"Untuk sanksi sosial kita harus pilah juga, karena tadi orangnya tidak mampu seperti tukang becak kita beri sanksi sosial. Tapi yang mampu kita paksakan bayar Rp100 ribu," ujarnya.

Edi melanjutkan, razia prokes ini akan dilakukan dua hari sekali. Selain menindak pelanggar prokes, pihaknya menerjunkan satu tim lagi untuk menyegel pertokoan di Kota Cirebon, yang nekat buka pada masa PPKM darurat.

Baca Juga : Sidak PPKM Darurat, Petugas Dapati Perkantoran dan Warung di Jakarta Langgar Aturan

Dia menambahkan untuk sanksi denda administratif sebesar Rp100 ribu, menurutnya sudah sesuai dengan Perda Nomor 2/2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit di Kota Cirebon.

Sebelumnya, Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis menyampaikan, pihaknya akan terus melakukan operasi penertiban selama masa PPKM darurat berlangsung. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa para pemilik toko tidak melanggar aturan PPKM darurat.

"Hari pertama dan kedua pelaksanaan PPKM lebih kepada sosialisasi. Mulai hari ini kita lakukan tindakan tegas," tuturnya.

Ia menambahkan, tujuan PPKM darurat adalah untuk menekan kenaikan angka kasus Covid-19 di Kota Cirebon. Ia bakal menindak tegas para pelanggar yang tidak menaati aturan PPKM darurat.

Baca Juga : PPKM Darurat, Pemerintah Pantau Mobilitas Warga Pakai Data Google Hingga NASA

"Operasi penertiban ini untuk memastikan semua sudah melaksanakan aturan PPKM darurat," ucap Azis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini