Ancam dan Cabuli Putri Tirinya, Sopir Ini Ditangkap Polisi

Angga Rosa (Koran Sindo), Koran SI · Jum'at 09 Juli 2021 01:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 08 512 2437787 ancam-dan-cabuli-putri-tirinya-sopir-ini-ditangkap-polisi-X8LnXlbuY3.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

SALATIGA - Seorang ayah (37) nekat menyetubuhi anak tirinya yang masih berusia 12 tahun. Warga Kecamatan Getasan, Semarang, Jawa Tengah itu pun ditangkap Satreskrim Polres Salatiga.

Kasat Reskrim Polres Salatiga, AKP Lanang Teguh Pambudi melalui Kasubbag Humas AKP Hari Slamet Trianto mengatakan, perbuatan bejat tersangka terbongkar setelah ibu kandungnya membuka telepon seluler putrinya pada 1 Juli 2021. Ibu korban terkejut setelah membaca pesan dari suaminya yang mengajak anaknya bersetubuh.

"Selanjutnya, ibu korban menanyakan hal itu. Korban pun menceritakan perbuatan ayah tirinya," katanya, Kamis (8/7/2021).

Kejadian bermula pada hari 28 Juni 2021 sekitar pukul 23.00 WIB di rumah kontrakan yang berada di Kelurahan Kumpulrejo, Argomulyo, Salatiga. Korban sendirian di rumah karena ibunya pergi mengirim sayur. Tidak berapa lama kemudian, pelaku tiba-tiba masuk ke dalam kamar.

Baca Juga : Bejat! Ayah Tega Cabuli Anak Tiri hingga Melahirkan

Pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai sopir itu kemudian membangunkan korban dan mengajaknya berhubungan layaknya suami istri. Korban menolaknya. Meski terus dipaksa, korban tetap menolak sampai nangis.

Bahkan pelaku sempat mengiming-imingi uang Rp300.000. Namun, korban tetap menolak. Kemudian pelaku pergi keluar. Tidak berapa lama kemudian membangunkan korban lagi. Kali ini pelaku mengancam dengan video.

Dulu korban pernah dipaksa dan direkam. Akhirnya karena merasa takut korban pasrah. Mendengar cerita itu, Ibu korban naik pitam. Kemudian melaporkan tersangka ke Polres Salatiga.

Mendapatkan laporan tersebut, polisi lantas mencari pelaku. Akhirnya pada Selasa (6/7/2021) sekitar pukul 17.00 WIB, petugas mendapat informasi bahwa pelaku yang bekerja sebagai sopir sudah kembali dari luar kota. Petugas menangkap pelaku di rumahnya di Kasiran, Getasan tanpa perlawanan.

Baca Juga : Bocah Korban Pencabulan Teman Main Ngaku Diancam Para Pelaku Jika Melapor

"Pelaku dijerat pasal persetubuhan terhadap anak, sebagaimana dimaksud dalam unsur Pasal 81 ayat (1) ATAU Pasal 81 ayat (2) Jo 76 D Undang – Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan Anak menjadi undang-undang," tutur Hari.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini