GKR Hayu Dibilang Kampungan saat Nyebrang, Ternyata Lulusan Luar Negeri

Agregasi Solopos, · Jum'at 09 Juli 2021 21:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 09 510 2438397 gkr-hayu-dibilang-kampungan-saat-nyebrang-ternyata-lulusan-luar-negeri-8eZQ56ZS2C.jpg GKR Hayu (Foto : Istimewa)

YOGYAKARTA — Salah satu putri Keraton Yogyakarta, GKR Hayu, yang dibilang kampungan saat di Jakarta lantaran bilang "terima kasih" usai menyebrang, ternyata lebih banyak menghabiskan waktunya di luar negeri.

Dalam informasi yang diperoleh dari laman resmi Kratonjogja.id, sejak lulus dari bangku sekolah dasar atau SD di Yogyakarta, GKR Hayu memilih sekolah di luar negeri.

Tercatat sejak lulus SD, GKR Hayu menimba ilmu di Brisbane Adventist College di Australia. Kemudian, kembali ke Yogyakarta selama satu tahun dan bersekolah di SMA Negeri 3 Yogyakarta.

Setelah itu, putri Keraton Yogyakarta ini melanjutkan studinya di International School of Singapore.

Kemudian, dari Singapura ia memilih untuk melanjutkan studi ke Amerika Serikat di jurusan Computer Science, Stevens Institute of Technology, New Jersey, Amerika.

Baca Juga : Nyebrang Bilang "Terima Kasih", Putri Keraton Yogya Diledek Warga Jakarta

Namun, karena merasa tak begitu menguasai bidang pemrograman, dia pindah ke jurusan Information System Management di Bournemouth University, Inggris.

Selain itu, perempuan yang kerap disapa Jeng Abra ini juga menimba ilmu master di Fordham University, New York dengan beasiswa LPDP. Studi masternya ini, ia tempuh setelah menikah dengan KPH Notonegoro.

Cerita Putri Keraton Yogyakarta Dibilang Kampungan

Diberitakan sebelumnya, beberapa waktu lalu viral cuitan GKR Hayu saat bercerita pengalamannya di Jakarta.

Cuitan yang ditulis pada 2018 silam itu mengisahkan tentang GKR Hayu saat menyebrang jalan di Jakarta yang dibantu oleh satpam.

GKR Hayu tak lupa mengucapkan terima kasih kepada satpam tersebut. Tetapi ada gerombolan orang di belakang GKR Hayu yang menyebut perilaku GKR Hayu tersebut kampungan.

“Nyebrang dr Plaza Senayan ke Senayan City ngucapin ‘makasih pak’ sama tiap satpam yg nyebrangin. Diketawin gerombolan di belakang. Bisik2 ngatain kampungan,” tulis putri Keraton Yogyakarta itu pada 30 Juni 2018 di akun Twitternya, @GKRHayu.

“That’s called manners ma fren, were you raised by wolves? [Itu namanya tata krama, teman-teman, dulu kalian dibesarkan serigala],” tambah dia.

Tulisan GKR Hayu tersebut kemudian viral dan ramai diperbincangkan netizen di media sosial.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini