Peti Mati Langka, Pak Polisi Boyalali Ini Bantu Buat Peti Jenazah Covid-19

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 09 Juli 2021 20:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 09 512 2438368 peti-mati-langka-pak-polisi-boyalali-ini-bantu-buat-peti-jenazah-covid-19-c5SCVzFRJw.jpg Foto: Istimewa

BOYOLALI – Sebuah kejadian langka tampak di tempat pembuatan peti mati di milik Woro Puji Astuti yang ada di Dukuh Dawan, Ketaon, Banyudono, Boyolali. Sejumlah anggota polisi dari Polsek Banyudono, tampak membantu proses pembuatan peti mati di tempat tersebut. 

Aksi sejumlah petugas kepolisian ini dilakukan lantaran banyaknya pesanan peti mati di wilayah Boyolali. Di samping itu, antrean pemakaman terjadi lantaran peti mati yang belum tersedia.

Baca juga: Kasus Kematian Covid Semakin Menggila, Pengrajin Peti Mati Kelabakan

Kanit Binmas Polsek Banyudono, Iptu Rewang mengatakan pihaknya mendapat laporan adanya antrean pemakaman dengan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 yang dilakukan BPBD Boyolali. Hal ini terpaksa dilakukan lantaran, BPBD yang masih menunggu ketersediaan peti mati. 

“Kebetulan kami juga dapat informasi kalau sejumlah RS kehabisan peti mati, lantaran semua toko kosong. Saya coba membantu mencarikan dan habis. Sehingga terjadi antrean pemakaman. Lalu saya cek ke toko-toko peti mati. Sebagian besar hanya jual saja dan kosong,” terangnya. 

Baca juga: Angka Kematian Tinggi, Pengusaha Peti Jenazah Kaget Dapat Pesanan 50 Peti per Hari

Setelah berputar-putar mencari toko peti mati, Iptu Rewang akhirnya menemukan tempat perajin peti mati milik Woro Puji Astuti. Di tempat itupun, banyak pesanan sedangkan pekerjanya terbatas.

“Alhasil kami inisiatif bantu karena memang terdesak, dan yang menunggu peti cukup banyak terutama di RS,” katanya. 

Ditambah lagi, tim pemakaman BPBD enggan memakamkan jika tidak ada peti mati. Karena jika hanya dikafani tanpa peti, juga memperbesar potensi penularan. 

Di samping itu, di lokasi pembuatan peti tersebut hanya ada satu tukang. Sehingga Iptu Rewang menyarankan untuk menambah tukang. Akan tetapi, pembuatan peti tidak bisa dilakukan sembarang orang. Akhirnya, dia bersama sejumlah anggota membantu agar mempercepat pembuatan peti. 

“Saya mengarahkan dan membantu sebisanya. Memang kondisi di lapangan peti mati mulai langka. Pertama karena permintaan meningkat, tetapi stok barang tidak ada. Ditambah lagi tidak semua orang bisa membuat peti mati,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini