Gajah Mati Tanpa Kepala, Kuat Dugaan karena Perburuan

Antara, · Rabu 14 Juli 2021 15:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 14 340 2440561 gajah-mati-tanpa-kepala-kuat-dugaan-karena-perburuan-6UBxDaUO34.jpg Gajah mati tanpa kepala ditemukan di Aceh Timur (Foto : Antara)

BANDA ACEH - Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus kematian gajah Sumatera (elephas maximus sumatramus) dalam kondisi tanpa kepala di perkebunan sawit.

Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro di Aceh Timur, Selasa, mengatakan tim khusus dibentuk untuk sesegera mungkin mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelaku.

"Kuat dugaan gajah tersebut mati karena perburuan. Hal ini bisa dilihat kepala gajah dipenggal serta ada indikasi gajah ini dibunuh untuk diambil gadingnya," kata AKBP Eko Widiantoro, Rabu (14/7/2021).

AKBP Eko Widiantoro mengatakan pihaknya sudah memeriksa lima orang untuk diambil keterangannya terkait kematian gajah yang ditemukan tanpa kepala di perkebunan sawit PT Bumi Flora di Desa Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, Minggu 11 Juli 2021.

Baca Juga : Komplotan Pencuri dengan Modus Kopi Bius Ditangkap Polisi

Kapolres mengatakan pihaknya menggandeng Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengungkap kematian gajah jantan tersebut. Sebab, BKSDA memiliki kompetensi terhadap satwa dilindungi.

"BKSDA juga memiliki temuan di lapangan seperti hasil nekropsi yang dibutuhkan untuk penyelidikan dan penyidikan terhadap kematian satwa dilindungi undang-undang tersebut," kata AKBP Eko Widiantoro.

Selain itu, kata AKBP Eko Widiantoro, selama ini Polres Aceh Timur sudah bekerja sama dengan BKSDA menangani satwa liar. Termasuk sosialisasi pengawasan satwa dilindungi kepada masyarakat.

"Kami berkomitmen mengungkap kematian gajah yang ditemukan tanpa kepala tersebut serta menangkap pelakunya dan memproses sesuai hukum yang berlaku," kata AKBP Eko Widiantoro.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini