Terpapar Covid-19, Gibran: Pelayanan Masyarakat Tak Boleh Terputus

Bramantyo, Okezone · Rabu 14 Juli 2021 21:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 14 512 2440758 terpapar-covid-19-gibran-pelayanan-masyarakat-tak-boleh-terputus-x3WpSqT2JY.jpg Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka (Foto: Okezone)

SOLO - Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka membenarkan bila dirinya positif terpapar virus Covid-19. Pernyataan itu disampaikan Gibran pada wartawan melalui Zoom metting.

Menurut Gibran, untuk sementara dirinya terpaksa menjalani isolasi mandiri dan memisahkan diri dari keluarganya.

“Pekerjaan tetap berjalan dan pelayanan public tidak boleh terputus. Saya tetap aktif melalui zoom meeting untuk berkoodinasi dengan kepala-kepala OPD, pemerintah provinsi dan pusat,"papar Gibran, Rabu (14/7/2021).

Gibran menambahkan, dalam beberapa hari ini dirinya sering mengunjungi tempat-tempat agak rawan seperti rumah sakit, tempat isolasi serta tempat vaksinasi.

Karena tugasnya itulah, Gibran mengaku selalu rajin untuk swab antigen usai menjalankan tugas.

"Saya rutin antigen selama ini. Kebetulan kemarin saya antigen negatif. Lalu saya suruh teman RSBK PCR dan hasilnya posittif,"terang Gibran.

Untungnya, kedua putra Gibran dan Istrinya Selvi Ananda negatif dan tidak terpapar dirinya. Dan semua yang bersinggungan dengan dirinya itupun dalam keadaan sehat dan tidak ikut terpapar.

"Anak istri, ajudan driver negatif. Saya langsung memisahkan diri dan dalam keadaan sehat dan tidak ada gejala apapun,"jelasnya.

Gibran meminta pada wartawan untuk tetap menjaga imun. Karena tugas wartawan diungkapkan Gibran sangat rentan terpapar Covid-19.

“Buat teman-teman wartawan tolong dijaga betul-betul imun dan kesehatannya karena kita sama, aktif dan bertemu dengan banyak orang. Saya juga memohon dukungan dan doa agar saya diberikan kesehatan dan mohon bapak ibu selalu mengikuti prokes dan bisa melewati ini semua,"pinta Gibran.

Selama isolasi, ungkap Gibran, dirinya bekerja seperti biasa. Pekerjaan seperti nota dinas, masih aktif koordinasi dengan kepala OPD.

"Rapat paripurna zoom, jumat paripurna. Koordinasi dengan provinsi dan pusat. Menkes, pak luhut, PUPR koordinasi. Dalam waktu dekat asrama haji donohudan terpusat diupgrade jadi RS darurat. Tiap hari kerja normal. Pak wakil dan pak sekda akan lebih aktif untuk turun. Sekali lagi terimakasih teman media, saya masih dalam keadaan sehat dan memonitor kpekerjaan dari jauh. Sudah saya tegaskan, pelayanan publik tidak boleh putus. Saya masih kerja 24 jam untuk warga Solo,"pungkasnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini