Banjir Landa 14 Desa di Kapuas Hulu Kalbar

Erha Aprili Ramadhoni, Okezone · Kamis 15 Juli 2021 13:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 15 340 2441026 banjir-landa-14-desa-di-kapuas-hulu-kalbar-T69DPdhFI2.jpg Banjir di Kapuas Hulu, Kalbar. (BNPB)

JAKARTA - Sebanyak 14 desa yang berada di 6 kecamatan di wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, terendam banjir. Ketinggian air di 14 desa tersebut bervariasi antara 20 hingga 200 sentimeter sejak Selasa (13/7/2021).

"Sebanyak 14 desa yang terbagi di enam kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, terdampak banjir dengan Tinggi Muka Air (TMA) antara 20-200 sentimeter sejak Selasa (13/7)," Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (15/7/2021).

Ia memaparkan rincian desa yang terdampak, meliputi Desa Nanga Yen, Desa Tepuai dan Desa Sejahtera Mandiri di Kecamatan Hulu Gurung, Desa Landau Badai dan Desa Landau Rantau di Kecamatan Silat Hulu, Desa Nang Betung, Desa Landau Bunus, Desa Nanga Jemah dan Desa Riam Mengelai di Kecamatan Boyan Tanjung.

"Kemudian Desa Jajang di Kecamatan Pengkadan, Desa Riam Piang dan Desa Semangut di Kecamatan Bunut Hulu dan Desa Suka Maju serta Desa Tangai Jaya di Kecamatan Mentebah," ujarnya.

Baca Juga : 13 Desa di Batu Bara Terdampak Banjir, 1.451 Rumah Terendam

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Hulu per hari ini, Kamis (15/7/2021) pukul 09.00 WIB, sebanyak 2.828 jiwa yang terdampak banjir. Saat ini tim lapangan masih terus melakukan proses pendataan.

"Dari pendataan sementara, banjir juga menyebabkan kerugian materil berupa 588 rumah terendam dan sedikitnya ada 10 rumah yang mengalami rusak berat. Selain itu, BPBD Kapuas Hulu mencatat 33 fasilitas umum yang terdampak banjir dan dua jembatan rusak berat," tutur Abdul.

Menurut perkembangan laporan di lapangan saat ini, sebagian wilayah terdampak banjir tersebut merupakan area yang tidak terjangkau jaringan telekomunikasi selular, sehingga hal itu menjadi suatu kendala di lapangan.

Ia menjelaskan, banjir sudah berangsur surut di beberapa titik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini