Polisi Tembak Pembunuh Dede Saputra yang Ditemukan dalam Plastik di Tanggamus

Indra Siregar, iNews · Kamis 15 Juli 2021 20:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 15 340 2441315 polisi-tembak-pembunuh-dede-saputra-yang-ditemukan-dalam-plastik-di-tanggamus-Z08sHhhGgZ.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

LAMPUNG - Tim Tekab 308 Polres Tanggamus menangkap dua pelaku pembunuhan korban Dede Saputra yang ditemukan dalam plastik, motif pelaku kesal dengan korban yang tidak tepat janji saat berhubungan intim.

Penyelidikan sekitar 48 jam terkait perkara pembunuhan Dede Saputra (32) telah membuahkan hasil. Dua tersangka pembunuhan owner Dede Cell Gisting itu akhirnya ditangkap.

Dalam gelar perkara di Aula Polres Tanggamus tersangka dihadirkan hanya satu karena yang satunya dinyatakan reaktif Covid-19.

Dalam pengembangan, barang bukti pembunuhan yang diakui tersangka utama, Bakas Maulana alias Alan, dibuang di Sungai Pekon Sumanda. Kedua tersangka berusaha melakukan perlawanan sehingga dilakukan tindakan tegas terukur di bagian kakinya

Kedua tersangka merupakan teman dekat korban bernama Bakas Maulana alias Alan (21) Warga Kecamatan Talang Padang, Tanggamus dan Syahrial Aswad (33) warga Desa Nabang Sari Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran

Terungkap aksi keji pembunuhan tersebut dilakukan kedua tersangka di sebuah gubuk perkebunan pepaya di wilayah Dusun Kebumen Pekon Banjar Agung Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus.

Tersangka Bakas mengaku telah mempersiapkan sebilah pisau dapur dan plastik bekas ikan yang didapatkan dari Pasar Talang Padang yang ditaruhnya di jok motornya.

Kekecewaan tersebut setiap melakukan persetubuhan korban selalu tidak menepati janji pembayaran, semisal janji rp500 ribu maka dia membayar rp300 ribu dan itu selalu berulang.

Karena merasa kesal dalam argumen, tersangka Bakas Maulana alias alan menusukan pisau beberapa kali ke dada korban, bersamaan dengan itu tersangka Syahrial Aswad datang langsung memukul kepala korban menggunakan batu pipih.

Untuk menghilangkan jejak, usai memastikan korban meninggal, tersangka Bakas mengambil plastik bekas ikan yang telah disiapkan di jok motor dan kembali ke TKP guna membungkus korban, lalu membuangnya di tempat penampungan air di kebun karet Dusun Jarak Pekon Tiuh Memon yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari gubuk TKP pembunuhan.

Setelah membuang korban uang milik korban diambil sejumlah RP1 juta dan dibagi antara tersangka alan rp500 ribu dan Syahrial rp500 ribu, namun 1 hp korban masih belum ditemukan.

"Kedua tersangka dijerat pasal berlapis Pasal 365 KUHPidana pencurian dengan kekerasan dan 340 KUHPidana pembunuhan berencana dengan ancaman seumur hidup," jelas Kasat Reskrim Polres Tanggamus, Iptu Ramon Zamora.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini