Cekcok, Pria Ini Tusuk Teman Lama hingga Tewas saat Reuni

Agregasi Solopos, · Jum'at 16 Juli 2021 13:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 16 512 2441612 cekcok-pria-ini-tusuk-teman-lama-hingga-tewas-saat-reuni-jTsp2ocvwL.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

BOYOLALI — Ajang reuni yang seharusnya merekatkan silaturahmi malah berujung petaka. Seorang pria asal Salatiga, Patkur (53), nekat menusuk teman sendiri tanpa alasan jelas di Boyolali, Rabu 14 Juli 2021.

Patkur saat ini sudah ditahan polisi. Perselisihan antara dua sahabat itu terjadi di wilayah Klego, Boyolali. Patkur diduga dalam pengaruh minuman keras saat menghabisi nyawa temannya, Parju (56).

Menurut informasi yang dihimpun Solopos.com, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 14 Juli 2021 dini hari. Wakapolres Boyolali, Kompol Afrian Satya Permadi, mengatakan kasus penganiayaan tersebut terjadi di dalam mobil di wilayah Selorejo, Desa Sumberagung, Klego.

Baca Juga:  Cekcok, Pemuda di Blitar Ditusuk Sangkur saat Pesta Miras

Peristiwa reuni berujung maut di Boyolali itu bermula saat pelaku, korban, dan rekannya, melakukan reuni karena sudah lama tak bertemu. Total ada lima orang yang ikut dalam reuni tersebut.

“Pelaku dan korban yang merupakan sahabat, lama tidak bertemu, lalu berniat reuni. Saat bertemu mereka minum (minuman keras). Kemudian, terjadi cekcok di dalam mobil dan terjadi lah peristiwa itu,” katanya, Kamis 15 Juli 2021.

Senjata Untuk Menusuk Belum Ditemukan

Pelaku menusuk korban pada bagian perut menggunakan senjata tajam. Polisi masih mendalami asal senjata tersebut. Afrian juga menyebut saat ini senjata yang digunakan pria Salatiga itu untuk tusuk teman sendiri di Boyolali belum ditemukan.

“Saat itu ada perselisihan, saya tidak sadar (alasan perselisihan itu), peristiwanya sangat cepat. Saya sangat-sangat menyesal,” katanya.

Baca Juga: Gegara Curhatan Kekasih Kalah Jabatan, Duo Preman Ini Tusuk Karyawati Leasing

Barang bukti kasus reuni berujung maut di Boyolali yang didapatkan baru satu kaus milik korban yang masih terdapat bercak darah dan lubang tusukan. Juga satu celana panjang milik korban dan mobil Toyota Harrier warna hitam yang disita dari tersangka.

Menurut Afrian, tidak ada motif tertentu dalam kejadian itu. Pelaku melakukan aksinya diduga karena terpengaruh minuman keras yang dikonsumsinya sehingga membuatnya hilang kendali.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP jo 351 Ayat (3) KUHP, dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun. Sementara itu pelaku mengaku sangat menyesal atas peristiwa tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini