5 Mahasiswa Ini Buat Aplikasi Pantau Kecelakaan hingga Covid-19 yang Terintegrasi

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 16 Juli 2021 10:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 16 65 2441503 5-mahasiswa-ini-buat-aplikasi-pantau-kecelakaan-hingga-covid-19-yang-terintegrasi-hzg1U51YRR.jpg foto: istimewa

MALANG - Lima mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) menciptakan aplikasi terintegrasi bernama MyPolice. Menggunakan teknologi Voice Over Internet Protocol (VoIP) yang dilengkapi sensor Ultrasonik untuk memonitor kecelakaan, hingga Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Aplikasi ciptaan Zuhdan Alaik dari Fakultas Peternakan (Fapet), Hikmah dari Fakultas Hukum, Enny Lisdayanti Hasanah dari FIA, Abdul Munir Roja’i dari FMIPA, dan M. Kharis Abdurrohman dari Filkom, diklaim memiliki beberapa fitur yang terintegrasi.

Baca juga:  Mahasiswa UB Buat Produk Perawatan Kulit dari Olahan Susu

Beberapa fitur mulai E-Tilang, SKCK Online, dokumen kendaraan untuk melakukan pengurusan SIM dan surat-surat kendaraan seperti STNK dan BPKB, disebut mampu dilakukan hanya dengan aplikasi ciptaan 5 mahasiswa UB di bawah bimbingan dosen Fapet Dr. Premy Puspitawati Rahayu.

Ketua Tim Zuhdan mengatakan, desain sensor terpasang di bumper mobil depan dan belakang, sehingga jika terjadi kecelakaan akan mengirimkan data berupa waktu, lokasi dan keterangan untuk submit.

Baca juga:  65 Mahasiswa UB Raih Kesempatan Kuliah 1 Semester di Luar Negeri

Jika dirasa bagi pengguna perlu bantuan kepolisian maka pengguna akan submit, sehingga otomatis data terkirim ke admin kepolisian. Langkah berikutnya polisi akan datang ke lokasi untuk meninjau dan menindaklajuti

"Fitur ini membantu dalam mempercepat perekapan data, untuk hal pertolongan pertama kecelakaan bisa memakai fitur telepon yang ada pada menu Halo Polisi," ucap Zuhdan, pada Jumat (16/7/2021).

Disebutkan Zuhdan, fitur lain dari aplikasi ini yakni Halo Polisi, dimana nantinya terdiri dari beberapa menu yakni laporan tindak kejahatan, lapor tanggap bencana, pemadam kebakaran, dan panduan keselamatan yang disediakan dalam aplikasi ini.

"Pada fitur ini, masyarakat dapat menghubungi Polisi sesuai dengan kebutuhannya. Dan juga terdapat informasi lainnya seperti lokasi Polres, UGD dan SPBU terdekat," ujar mahasiswa angkatan 2019 ini.

Layanan ini juga menyediakan tanggap Covid-19 yang terintegrasi dengan puskesmas, klinik, hingga rumah sakit terdekat, untuk memberikan layanan kesehatan optimal dan keamanan pada masyarakat.

"Memang saat ini juga sudah banyak pengembangan layanan aplikasi yang diluncurkan Kepolisian. Namun belum terintegrasi menjadi satu aplikasi sehingga menyebabkan kurang kepahaman dalam penggunaan bagi masyarakat," papar dia.

Dengan adanya dua fitur unggulan yakni VoIP sebagai fitur telepon dan sensor ultrasonik sebagai monitor kecelakaan, diharapkan masyarakat dapat terbantu dan kinerja kepolisian bisa optimal. Dengan demikian, prespektif masyarakat pada pihak kepolisian akan semakin membaik.

"Saya berharap dengan hadirnya MyPolice ini dapat mengoptimalkan seluruh layanan kepolisian terhadap masyarakat, sekaligus meningkatkan komunikasi yang aktif antara keduanya," pungkasnya. (din)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini