Penambahan Kasus Harian Covid-19 di Sulut Pecah Rekor!

Antara, · Sabtu 17 Juli 2021 03:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 17 340 2441973 penambahan-kasus-harian-covid-19-di-sulut-pecah-rekor-AiBTKXL0Sa.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

MANADO - Kasus harian Covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (16/7/2021) mencapai angka terbanyak yakni 374 orang. Angka tersebut melebihi angka sebelumnya 367 orang.

"Terkait lonjakan kasus yang hari ini pecah rekor di angka 374 orang, tentu seperti yang sudah diinformasikan dalam rilis sebelumnya ada faktor transmisi dugaan/indikasi varian seperti tingkat kejadian kasus di DKI/Jawa," sebut Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Sulut, dr Merry B Pasorong, MKes di Manado.

Baca juga: Lapas Tasikmalaya Penuh, Penjual Kopi Langgar PPKM Ditahan di Sel Terpisah

Faktor lainnya yang ikut mendukung melonjaknya kasus harian Covid-19 ini yaitu dukungan masyarakat untuk menaati protokol kesehatan yang masih belum seperti yang diharapkan.

Secara kumulatif, kasus terkonfirmasi positif di provinsi berpenduduk lebih 2,6 juta jiwa itu telah mencapai 19.105 orang sejak dirilis resmi pemerintah provinsi pada tengah Maret tahun lalu.

Kota Manado masih menjadi daerah dengan angka penularan terbanyak, yaitu sebanyak 148 kasus, disusul Kabupaten Minahasa Utara (48 kasus), Kota Tomohon (33 kasus), Kabupaten Kepulauan Sangihe (31 kasus) dan Kota Bitung (30 kasus).

Baca juga: Jumlah Jenazah Melonjak, 20 Petugas Gali Kubur TPU Pasir Putih Minta Bantuan Alat Berat

Selanjutnya, Kota Kotamobagu sebanyak 24 kasus, Kabupaten Minahasa (22 kasus), Kabupaten Minahasa Selatan (14 kasus), Kabupaten Bolaang Mongondow (8 kasus), Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (6 kasus).

Kabupaten Kepulauan Sitaro (4 kasus), Kabupaten Minahasa Tenggara (3 kasus), Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (2 kasus) dan Kabupaten Kepulauan Talaud (1 kasus).

"Kasus sembuh bertambah sebanyak 67 orang sehingga secara kumulatif berjumlah 15.848 orang atau sebesar 82,95 persen," katanya.

Sementara itu, jumlah kasus meninggal bertambah sebanyak delapan orang sehingga total berjumlah 591 orang dengan angka kematian (Case Fatality Rate) sebesar 3,09 persen. 

Sedangkan kasus aktif mencapai sebanyak 2.666 orang atau sebesar 13,95 persen. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini