Peti Mati Langka, Pemerintah Desa di Bogor Buat Sendiri

Wildan Hidayat, iNews · Sabtu 17 Juli 2021 08:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 17 525 2442026 peti-mati-langka-pemerintah-desa-di-bogor-buat-sendiri-GFuKPUtOKt.jpg Peti mati. (Ist)

BOGORPeti mati langka di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, seiring lonjakan kasus virus corona (Covid-19). Akibatnya, harga peti mati pun meningkat kisaran Rp1,2-1,7 juta.

Lantaran hal itu, pemerintah Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, membuat sendiri peti mati untuk jenazah Covid-19. Peti mati itu pun gratis untuk warga di sana yang membutuhkannya.

Kepala Desa Cimandala, Aditya Agung pada Sabtu (17/7/2021) mengaku, saat ini kebutuhan akan peti mati di desanya sangat tinggi seiring meningkatnya kasus Covid dan angka kematian. Masyarakat sangat membutuhkan peti mati untuk jenazah Covid-19.

Namun karena langka, bahkan masih mahal harganya hal inilah yang membuat selaku pemangku desa berinisiatif mengajak perangkat desa untuk membuat peti mati sendiri dengan memanfaatkan waktu luang setelah dan sebelum mereka beraktivitas di kantor desa.

Harga peti mati di pasaran sampai saat ini masih di angka termurah sekitar Rp1,3-1,5 juta. Kades Cimandala ini justru menggratiskannya. Dalam sehari, Agung mengatakan, bisa membuat dua hingga tiga peti mati.

Baca Juga : Pesanan Naik 3 Kali Lipat, Pembuat Peti Mati Lembur hingga Pukul 12 Malam

Agung juga mengatakan, kadang mendapat pesanan dari desa tetangga. Namun, untuk desa luar, Agung hanya menarif untuk biaya bahan baku saja atau setengah harga pasaran.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini