Covid-19 Terus Melonjak, Sydney dan Vietnam Berlakukan Lockdown Lebih Ketat

Susi Susanti, Koran SI · Minggu 18 Juli 2021 14:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 18 18 2442449 covid-19-terus-melonjak-sydney-dan-vietnam-berlakukan-lockdown-lebih-ketat-XyM8Ypp9Uc.jpg Vietnam dan Sydney berlakukan 'lockdown' ketat (Foto: VnExpress)

SYDNEY - Langkah-langkah pembatasan Covid-19 yang lebih ketat (lockdown) diberlakukan di Sydney, Australia, mulai Sabtu (17/7), ketika kasus infeksi terus meningkat pada minggu ketiga penguncian di seluruh kota.

Perdana Menteri New South Wales Gladys Berejiklian mengatakan kepada wartawan pada Sabtu (17/7) bahwa pembatasan baru akan berlaku pada Sabtu )17/7) tengah malam waktu setempat dan tetap berlaku hingga akhir Juli mendatang.

Pejabat memerintahkan penutupan lokasi pembangunan dan bisnis ritel yang tidak penting, pembatasan yang juga berlaku untuk komunitas sekitar Sydney di New South Wales.

Penduduk di pinggiran Sydney Fairfield, Canterbury-Bankstown dan Liverpool dilarang bepergian ke luarkecuali mereka adalah pekerja perawatan kesehatan atau petugas tanggap darurat.

Langkah senada dilakukan Vietnam yang dilaporkan memberlakukan pembatasan baru karena bergulat dengan wabah Covid-19 terburuknya hingga saat ini.

(Baca juga: Jamaah: Haji Tahun Ini Mahal, Pengalaman Mewah)

Menurut Reuters, pemerintah mengumumkan pada Sabtu (17/7) jika mereka akan memberlakukan pembatasan perjalanan dua minggu di 16 provinsi selatan mulai Senin (19/7).

"Pembatasan itu untuk melindungi kesehatan masyarakat," kata pemerintah dalam sebuah pernyataan.

Pemerintah menyatakan 16 wilayah selatan termasuk seluruh Delta Mekong akan menjalani periode jarak sosial 14 hari mulai Senin (19/7) di tengah meningkatnya jumlah infeksi virus corona.

Menurut keputusan yang dikeluarkan oleh Perdana Menteri Pham Minh Chinh pada Sabtu (17/7), diantaranya yakni wilayah Binh Phuoc, Tay Ninh, Ba Ria-Vung Tau, dan 13 wilayah Delta Mekong: Can Tho, Tien Giang, Long An, Vinh Long, Dong Thap, Ben Tre, Hau Giang, An Giang, Bac Lieu, Soc Trang , Tra Vinh, Ca Mau dan Kien Giang.

(Baca juga: Arab Saudi Tingkatkan Keamanan dan Prokes Covid-19 di Makkah)

Periode jarak sosial akan diberlakukan berdasarkan Arahan 16 dengan peraturan jarak sosial yang paling ketat, mengharuskan orang untuk tinggal di rumah dan hanya keluar untuk kebutuhan dasar seperti membeli makanan atau obat-obatan atau bekerja di pabrik atau bisnis yang diizinkan untuk buka.

Orang harus menjaga jarak setidaknya dua meter. Tidak lebih dari dua orang dapat berkumpul di tempat umum selain tempat kerja, sekolah atau rumah sakit. Mayoritas transportasi umum akan ditutup dan tidak akan ada perjalanan ke daerah lain.

Daftar itu berarti seluruh wilayah selatan dengan 19 kota dan provinsi akan berada di bawah jarak sosial yang ketat.

Tiga wilayah lainnya, Ho Chi Minh City (HCMC) dan tetangga industrinya Binh Duong dan Dong Nai, telah memberlakukan aturan jarak sosial di bawah Arahan 16. Kota Ho Chi Minh dan Dong Nai memulai periode dua minggu mereka pada 9 Juli sementara Binh Duong mulai menjaga jarak sosial di daerah-daerah tertentu pada waktu yang berbeda tanggal sejak akhir bulan lalu.

Untuk ketiganya, otoritas lokal akan memutuskan apakah mereka akan mengikuti garis waktu jarak sosial mereka sendiri atau memulai kembali pada Senin (19/7).

Wilayah selatan, khususnya HCMC, menerima beban terbesar dalam gelombang virus corona terburuk yang pernah melanda Vietnam. Kasus telah meningkat terus selama beberapa hari terakhir, dengan jumlah rekaman HCMC dalam ribuan. Tidak semua kasus Covid-19 berhasil dilacak kontaknya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini