Akomodasi Tambahan dan Portal Elektronik untuk Mudahkan Jamaah Haji

Susi Susanti, Koran SI · Minggu 18 Juli 2021 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 18 18 2442466 akomodasi-tambahan-dan-portal-elektronik-untuk-mudahkan-jamaah-haji-YXrLuleB8b.jpg Ibadah haji (Foto: Reuters)

MAKKAHKementerian Haji dan Umrah Arab Saudi membangun akomodasi tambahan dan meluncurkan proyek untuk mengatur rute transportasi frekuensi tinggi bagi para jamaah haji.

Tak hanya itu, media Saudi juga melaporkan kementerian meluncurkan portal elektronik bagi jamaah haji untuk membeli semua layanan dan paket yang diperlukan untuk ritual dan kartu pintar untuk mengatur kegiatan, termasuk memandu jamaah haji antara akomodasi mereka dan tempat berbagai ritual.

Semua ini dilakukan untuk semakin memudahkan jamaah haji menjalankan ibadah haji, Seperti diketahui, Arab Saudi telah membangun reputasi yang baik karena berhasil mengelola pelaksanaan ibadah haji dengan semakin menurunnya frekuensi insiden besar selama musim haji ecara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2015, setidaknya 2.400 jamaah haji tewas dalam salah satu penyerbuan paling mematikan selama haji. Tidak ada insiden signifikan sejak itu. Sebelumnya, sedikitnya 330 jemaah tewas terinjak-injak di Mina pada 2006.

(Baca juga: Jamaah: Haji Tahun Ini Mahal, Pengalaman Mewah)

Meskipun keramaian kemungkinan tidak akan menimbulkan tantangan bagi otoritas Saudi tahun ini, kerajaan itu bersikeras untuk memastikan tingkat infeksi Covid-19 terkendali selama haji.

Hanya orang yang menerima vaksin Pfizer, Astrazeneca, Moderna atau Johnson & Johnson yang dapat mengikuti haji. Jemaah haji juga wajib dites virus corona sebelum tiba di kota suci Mekah.

Pihak berwenang juga membagi jamaah haji dalam kelompok kecil. Yakni setiap 20 jamaah haji dengan seorang pejabat kesehatan untuk membimbing kelompok tersebut dan memantau kepatuhan mereka terhadap peraturan kesehatan dan keselamatan yang ketat.

Akses ke tempat-tempat suci di Mina, Muzdalifah dan Gunung Arafat akan dibatasi bagi mereka yang memiliki izin haji.

(Baca juga: Arab Saudi Tingkatkan Keamanan dan Prokes Covid-19 di Makkah)

Menurut sebuah pernyataan oleh Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC), jarak fisik antara setiap peziarah selama ritual termasuk selama salat berjamaah dan saat mengelilingi Kakbah akan diberlakukan secara ketat.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini