Semakin Meresahkan, Pelaku Tawuran Nyaris Bakar Kios Pedagang

Yudha Bahar, iNews · Senin 19 Juli 2021 06:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 608 2442639 semakin-meresahkan-pelaku-tawuran-nyaris-bakar-kios-pedagang-DWqvI4Yvc5.jpg Aksi tawuran (Foto: Okezone)

MEDAN - Aksi tawuran kembali pecah pada Senin (19/7) dini hari menjelang subuh di Kelurahan Pekan Labuhan Kota Medan Sumatera Utara. Kedua kubu saling lempar molotov, bahkan berusaha membakar rumah dan kios milik pedagang disekitar lokasi tawuran.

Aksi tawuran antarremaja dijalan Komodor Laut Yos Sudarso, kilometer 20 Kelurahan Pekan Labuhan Kota Medan kembali pecah Senin (19/7) dinihari menjelang waktu subuh tadi saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM darurat dan lampu jalan dipadamkan. Aksi saling lempar bom molotov pun terjadi antar kedua kubu.

Tawuran semakin mencekam setelah kubu remaja kawasan bom lama melempar bom molotov kerumah warga dan kios pedagang lantaran diserang terlebih dahulu oleh remaja lingkungan 23 dan 24. Seorang wanita pemilik kios sempat berteriak minta tolong, namun tidak di hiraukan pelaku tawuran.

Beruntung aksi tersebut dapat dihentikan kepala lingkungan dibantu warga setempat.

Tawuran di ditengah badan jalan ini diduga merupakan buntut dari dendam lama, yakni remaja lingkungan 23 dan 24 yang terkena lemparan batu beberapa waktu lalu.

(Baca juga: Gerai Pijat Plus-Plus Buka saat PPKM Darurat, 19 Terapis Cantik Diamankan)

Menurut masyarakat tawuran kali ini semakin meresahkan karena remaja yang terlibat semakin bringas. Mereka tidak hanya mengguna batu dan botol kaca, melainkan bom molotov yang dapat membakar permukiman warga.

Tidak adanya efek jera seperti penangkapan pelaku tawuran oleh petugas kepolisian dari Polsek Medan Labuhan juga membuat masyarakat khawatir tawuran merusak rumah dan memakan nyawa warga.

(Baca juga: PPKM Darurat, Pesta Pernikahan di Medan Dibubarkan Polisi)

Akibat tawuran ini sempat terjadi kemacetan selama dua jam. Aksi tawuran berhenti setelah kepala lingkungan setempat menghimbau remaja untuk kembali kerumah masing-masing. Warga berharap menjelang Hari Raya Idul Adha, tidak lagi terjadi tawuran karena dapat mengganggu ibadah masyarakat.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini