3 Mahasiswa Ini Rancang Pertanian Masa Depan Berbasis Robot dan Internet

Avirista Midaada, Okezone · Senin 19 Juli 2021 12:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 65 2442791 3-mahasiswa-ini-rancang-pertanian-masa-depan-berbasis-robot-dan-internet-XUvib6RvZr.jpg foto: istimewa

MALANG - Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) menciptakan inovasi alat teknologi berbasis pertanian menyiasati keterbatasan lahan untuk bercocok tanam. Alat yang dibuat dengan basis robot dan internet diklaim bisa meningkatkan hasil pertanian di tengah lahan yang terbatas.

Tiga mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), yang diketuai oleh Dilan Linoval, dan dua anggotanya Muh. Romadhani Prabowo, serta Salwana Nabila, dengam bimbingan dosen Eka Maulana, membuat inovasi alT bernama STRATO untuk meningkatkan hasil produksi pertanian.

Baca juga:  Ciptakan Piranti Penghitung Nener, Mahasiswa Ini Raih Medali Emas di Ajang IICYMS

Ketua tim Dilan Linoval mengatakan, STRATO ini sebagai rencana membangun pertanian cerdas untuk meningkatkan efisiensi budidaya pada komoditas hortikultura yang terintegrasi dengan robot dan berbasis Internet of Things (IoT).

"STRATO memperkenalkan konsep perkebunan futuristik dengan sistem terintegrasi yang dapat meningkatkan efisiensi pertanian baik dari segi pengembangan teknologi hingga peningkatan kualitas produk hasil pertanian,” kata Dilan, melalui keterangan tertulis yang diterima Okezone.

Baca juga:  Covid-19 Melonjak, Universitas Brawijaya Tetapkan Kuliah Daring pada Semester Depan

STRATO dijelakan Dilan, menerapkan konsep perkebunan aeroponik vertikal, didesain dengan rak tanaman yang kami sebut plant garden dilengkapi dengan beberapa sensor seperti TDS, sensor Ph, serta kamera webcam untuk melakukan monitoring tanaman secara real-time dan mengetahui kondisi pertumbuhan dan ukuran tanaman secara presisi.

STRATO juga dilengkapi dengan ruang central controller yang berfungsi sebagai tempat Box electronic yang berisikan komponen mikrokontroler untuk mengeksekusi kontrol otomatis secara langsung pada rak tanaman.

"Alat ini telah memiliki sistem mobilisasi tanaman otomatis yang kami sebut sebagai robot distributor terdiri dari elevator dan robot pengantar," ujarnya.

Pencahayaan pada STRATO menggunakan LED RGB yang telah diprogram agar bisa menyesuaikan panjang gelombang cahaya dan periode pertumbuhan tanaman. Pemberian nutrisi tanaman otomatis pada STRATO menggunakan mist maker menghasilkan partikel air sangat kecil sehingga lebih mudah untuk dapat diserap oleh akar dan batang tanaman yang dibudidaya.

Dirinya berharap agar inovasi ia dan kedua rekannya mampu membantu persoalan keterbatasan lahan yang berefek pada berkurangnya hasil produksi pertanian.

"Saya berharap inovasi kami ini menjadi solusi di masa depan, untuk menghadapi berbagai masalah yang ada di komoditas pertanian hortikultura. Dan ini menjadi bentuk investasi bagi para petani, yang ingin mewujudkan produksi panen yang banyak dalam waktu yang lebih singkat, serta hasil panen yang berkualitas tinggi," pungkasnya. (din)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini