Tips Penyembelihan Hewan Kurban di Masa Pandemi ala Pakar IPB University

Haryudi, Koran SI · Senin 19 Juli 2021 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 65 2442972 tips-penyembelihan-hewan-kurban-di-masa-pandemi-ala-pakar-ipb-university-32np1cjB0I.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

BOGOR - Pakar Penyembelihan Hewan Kurban dari IPB University, drh Supratikno membagikan tips atau cara menyembelih yang halal dan aman untuk dikonsumsi saat Idul Adha 2021.

drh Supratikno menjelaskan bahwa ada empat teknik penyembelihan agar hasil daging sembelihannnya tetap halal.

Baca juga:  Sembelih Hewan Kurban, Pengurus Masjid Sunda Kelapa Bekerja Sama dengan RPH

Hal tersebut disampaikan drh Supratikno dalam diskusi “Kajian Pelaksanaan Kurban yang Safe from Farm to Table di Era Pandemi COVID-19” yang keterangan persnya diterima, Senin (19/7/2021).

Menurut Dosen IPB University dari Fakultas Kedokteran Hewan ini menyebutkan kecepatan ayunan dan tekanan pisau menjadi kunci.

“Kedua, harus cepat. Sekali ayun dan memotong enam saluran yaitu trakhea, esofagus, vena jugularis dan arteri carotis comunis kanan dan kiri. Ketiga, penyembelihan dilakukan tepat di bawah dagu pada tulang leher. Keempat, darah harus keluar cepat, deras dan tuntas,” terangnya.

Baca juga:  Gandeng Polri-TNI, MNC Peduli Salurkan Hewan Kurban Idul Adha 1442 H

Ketika hewan telah mati, Drh Supratikno menyarankan untuk memeriksa organ mata, nafas, dan aliran darah.

Menurutnya, hewan dikatakan mati ketika semuanya sudah berhenti, nafasnya sudah hilang, aliran darahnya sudah berhenti dan matanya sudah tidak kedip.

“Melakukan ritual yang tidak ada tuntunan syariat dapat memperlama proses dan membuat hewan stres, sehingga harus dihindari,” ujar Kepala Divisi Penyembelihan Halal Science Center (HSC) IPB University itu.

Sementara itu, Dr drh Denny Widaya Lukman, Dosen FKH IPB University menambahkan terkait pengelolaan daging kurban.

Dr Denny menganjurkan agar daging kurban sudah diedarkan dan diterima oleh penerima daging kurban kurang dari enam jam sejak hewan dipotong.

“Jika hewan disembelih jam sembilan pagi maka daging sudah harus diterima paling lambat jam tiga sore. Perlu dipahami bahwa daging itu boleh dicuci jika kotor,” tuturnya.

Selain itu, dalam proses penyimpanan daging di kulkas, pada saat daging dicairkan (thawing) maka sering muncul cairan berwarna merah.

Menurutnya, itu bukanlah darah. Cairan tersebut adalah drips atau cairan dari daging yang mengandung protein, vitamin dan lain-lain.

“Jangan bekukan berkali-kali, maksimal dua kali pembekuan,” tambahnya. (din)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini