Pembunuh Kanibal Bunuh dan Makan Seorang Remaja Setelah Dibebaskan dari RSJ

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 21 Juli 2021 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 21 18 2443871 pembunuh-kanibal-bunuh-dan-makan-seorang-remaja-setelah-dibebaskan-dari-rsj-w3vBbTAQKn.jpg ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MARSEILLE - Seorang pembunuh kanibal menculik seorang remaja laki-laki dari jalan, membunuh dan memakannya hanya beberapa hari setelah dibebaskan dari rumah sakit jiwa karena menyantap seekor anjing. Tubuh korban ditemukan terpotong-potong dan dimakan di dalam tas di sebuah vila di Tarascon, dekat Marseille, Prancis.

Remaja yang menjadi korban telah diidentifikasi dengan nama depannya, Romain dan fotonya untuk pertama kalinya ditampilkan oleh media Prancis pada Selasa (20/7/2021).

BACA JUGA:  Gali Rumah Pembunuh Kanibal, Polisi Temukan 3.787 Tulang Belulang dari Hampir 20 Korban

Penyelidikan mengungkap bahwa korban dibunuh di sebuah rumah bertingkat pada Jumat (16/7/2021), sebelum warga menelepon polisi pada Minggu (18/7/2021) mengeluhkan “bau busuk”. Ketika petugas kebersihan akhirnya mengunjungi rumah itu, mereka menemukan bagian tubuh Romain, termasuk kepalanya yang dimakan sebagian, dimasukkan ke dalam tas.

Romain dilaporkan sedang dalam perjalanan dari rumah asuhnya di Marseille untuk mengunjungi ibunya di Tarascon ketika dia dibujuk dan mengikuti pembunuhnya.

BACA JUGA: Setelah 60 Tahun, "Kanibal" Legendaris Thailand Akhirnya Dimakamkan

Ibu Romain kini menuduh pihak berwenang Prancis membiarkan pasien sakit jiwa berbahaya, yang diidentifikasi sebagai Artur A., bebas untuk melakukan pembunuhan.

Arthur A. dikenal karena membuat kehebohan di wilayah tersebut karena tindakannya yang menggantung anjing-anjing lokal sampai mati, dan kemudian memakannya. Jaksa Tarascon mengonfirmasi bahwa Arthur telah dibebaskan dari rumah sakit jiwa awal bulan ini.

Liberation melaporkan bahwa tetangga melihatnya mencoba melarikan diri dari atap rumah dimana jasad Romain ditemukan.

Setelah dihadang oleh polisi, Arthur berusaha melarikan diri dari tempat kejadian dan ditembak mati oleh polisi bersenjata.

Arthur telah tinggal di rumah di Tarascon sejak kematian ayahnya karena kanker dan kematian ibunya 15 tahun yang lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini