Ditjen GTK Beri Informasi Terkait Aplikasi Pendaftaran Seleksi Guru PPPK

Neneng Zubaidah, Koran SI · Rabu 21 Juli 2021 20:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 21 65 2443989 ditjen-gtk-beri-informasi-terkait-aplikasi-pendaftaran-seleksi-guru-pppk-s2r4Zr7ty7.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Masa pendaftaran seleksi guru ASN dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) masih dibuka sampai 26 Juli 2021. Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) pun memberikan informasi mengenai penyesuaian aplikasi pendaftaran untuk peserta seleksi guru ASN-PPPK 2021.

Dikutip dari instagram Ditjen GTK di @ditjen.gtk.kemdikbud, penyesuaian aplikasi pendaftaran seleksi Guru ASN-PPPK Tahun 2021 terkait penentuan individu peserta yang dapat mengikuti seleksi kompetensi pertama, dapat dilakukan dengan penyesuaian / reset pendaftaran.

"Perlu diingat bahwa fasilitas penyesuaian ini hanya dapat dipergunakan satu kali saja. Mohon dipergunakan dengan seksama/teliti," tulis admin IG Ditjen GTK.

Baca juga:  Ditjen Dikti Percepat Pendayagunaan Nakes untuk Tangani Pandemi Covid-19

Setelahnya, para peserta seleksi diharapkan untuk memastikan kembali kondisi final resume sebelum batas akhir pendaftaran.

Ditjen GTK juga berpesan kepada guru agar jangan menunda untuk menyelesaikan proses pendaftaran hingga tenggat waktu pendaftaran berakhir pada 26 Juli 2021 Pukul 23:59 WIB.

Baca juga:  Maksimalkan Pembelajaran, Kemendikbudristek Tambahkan Fitur Augmented Reality di Portal Rumah Belajar

Selain itu juga disarankan agar para pelamar menyelesaikan pendaftaran di portal SSCASN sebelum deadline untuk menghindari kesalahan saat proses submit dokumen karena terburu-buru.

Informasi lebih lengkap dan pendaftaran dapat dilakukan pada laman: sscasn.bkn.go.id atau gurupppk.kemdikbud.go.id.

Tombol Reset dapat dipilih apabila:

A. Ada Formasi, Sistem Terkunci

Guru dengan penugasan di sekolah induk yang terdapat formasi dan seharusnya dapat melamar ke formasi tersebut namun formasinya tidak dapat dipilih dikarenakan kuota formasi yang terkunci sehingga terpaksa melamar ke formasi di sekolah lain

B. Tidak Ada Formasi, Sistem Terkunci

 

Guru dengan penugasan di sekolah induk yang tidak terdapat formasi dan seharusnya dapat melamar ke sekolah lain yang masih memiliki sisa kuota formasi, namun formasinya tidak dapat dipilih dikarenakan kuota formasi yang terkunci

C. Tidak Ada Formasi

Guru dengan penugasan di sekolah induk yang tidak terdapat formasi dan sudah mendaftar ke sekolah lain yang tidak memiliki sisa kuota formasi, dikarenakan prioritas bagi guru yang bertugas di sekolah lain tersebut. (din)

 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini