Menteri Nadiem : Konsorsium PTN Rancang Laptop Merah Putih

Neneng Zubaidah, Koran SI · Kamis 22 Juli 2021 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 22 65 2444406 menteri-nadiem-konsorsium-ptn-rancang-laptop-merah-putih-ka1FlNeO75.jpg Mendikbudristek RI, Nadiem Makarim (foto: ist)

JAKARTA - Pemerintah berupaya untuk mengembangkan produksi TIK dalam negeri terutama untuk pengadaan barang untuk pendidikan. Sebagai bagian dalam mewujudkan inovasi produk dalam negeri itu terbentuklah konsorsium perguruan tinggi negeri (PTN) untuk pembuatan laptop Produksi Dalam Negeri (PDN).

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim mengatakan, pemerintah tidak hanya menyediakan anggaran untuk produk-produk dalam negeri. Akan tetapi juga Kemendikbudristek menyediakan ekosistem kebijakan untuk memastikan sekolah-sekolah terlibat dalam proses modernisasi industri teknologi.

Baca juga:  Kemendikbudristek Anggarkan Rp1,3 Triliun untuk Program Digitalisasi Sekolah

Mantan Petinggi Gojek ini menjelaskan, saat ini beberapa perguruan tinggi sedang merancang produk laptop dalam negeri dengan membentuk suatu konsorsium dengan menjalin kerjasama dengan industri TIK dalam negeri. Dia menyebut perguruan tingginya adalah Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Dan mereka membentuk konsorsium yang menjalin kerjasama dengan industri TIK dalam negeri untuk memproduksi laptop Merah Putih. Ini menjadi salah satu kebanggaan kita," katanya pada konferensi pers Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri pada Sektor Pendidikan secara daring, Kamis (22/7/2021).

Bca juga:  Soal Polemik Rektor UI, Ini Tanggapan Dirjen Dikti Kemendikbudristek

Alumnus Harvard Business School ini melanjutkan, SMK juga dilibatkan dalam ekosistem ini dengan menjadikan SMK sebagai tempat praktek perakitan dan menjadi tenaga after sales services dalam pembuataan laptop produksi dalam negeri (PDN) tersebut.

"Di tahap awal ini setidaknya 400 SMK dan politeknik akan terlibat dalam ekosistem produksi laptop PDN. Jadi cukup luar biasa. Harapannya ini akan menjadi suatu program pertama dengan skala yang begitu besar," harap Nadiem.

Mendikbudristek pun berharap, dengan adanya ekosistem maka bukan hanya pengadaan laptop untuk kebutuhan Kemendikbudristek atau sistem pendidikan saja. Melainkan berbagai macam jenis produk bisa melibatkan ekosistem perguruan tinggi dan SMK di Indonesia. (din)

(rhs)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini