Cerita Tukang Bubur Ayam Gratiskan untuk Pasien Covid, Awalnya Sempat Tekor

Taufik Budi, Okezone · Senin 26 Juli 2021 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 26 512 2446131 cerita-tukang-bubur-ayam-gratiskan-untuk-pasien-covid-awalnya-sempat-tekor-tPdGCDQds7.jpg Warung bubur ayam yang gratis bagi pasien covid-19 Isoman. (Foto: Taufik Budi/MPI)

SEMARANG - Warung bubur ayam yang berada di Kota Semarang ini menggratiskan barang dagangannya untuk pasien Covid-19. Awalnya, pemilik warung sempat tekor atau merugi.

Warung Bubur Ayam Legenda di Jalan Brigjen Sudiarto (Jalan Majapahit) Kota Semarang, kini tak pernah sepi. Berderet ojek online (ojol) terlihat mengantre untuk dilayani.

Pemilik warung, Romeo Julianto Sirait, menjelaskan, latar belakang melakukan aksi berbagi bubur gratis kepada warga positif Covid-19. Dia mengaku prihatin dengan banyaknya pasien yang terpapar virus corona.

"Awalnya lihat berita banyak yang meninggal waktu isoman. Terus saya kepikiran kalau orang sakit itu makan bubur kan enak karena lembut. Untuk itu saya coba kasih," ujar Romeo, Senin (26/7/2021).


Baca juga: Bersama Ulama, Jokowi Yakin Bisa Lewati Masa Sulit Pandemi Covid-19


Baca juga: Rumah Sakit Banjir, Pasien Diminta Menjauh

Romeo menjelaskan ia sudah membagikan bubur gratis kepada warga positif Covid-19 sejak 9 Juli. Setiap hari bisa melayani sekira 200 porsi bubur gratis. Ada beberapa varian bubur yang disediakan, di antaranya bubur ayam-telur dan bubur sapi telur asin.

Syaratnya hanya memesan lewat WhatsApp dengan melampirkan foto hasil tes Swab PCR atau Swab Antigen. Setelah itu ia memberikan nomor antrean. Dari nomor itu warga yang pesan bisa mengambil dengan kurir ojek online.

"Awal saya sebar informasi itu langsung ada ribuan yang pesan. Satu hari bisa sampai 200 porsi yang saya bagikan gratis. Sekarang yang beli juga masih ada tetapi lebih banyak yang gratis," katanya.

Meskipun tidak menguntungkan secara bisnis, namun Romeo tetap melanjutkan berbagi makanan. Bahkan tidak hanya untuk warga positif Covid-19 tetapi juga warga lain yang kesulitan untuk makan.

"Awalnya tekor (merugi). Tapi karena banyak yang pesan jadi tetap melayani (gratisan). Malah ini banyak juga yang titip makanan atau minuman ke saya untuk dibagikan," kata Romeo.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkesan dengan aksi yang dilakukan pemilik warung. Dia datang melihat pemilik dan karyawan sedang melayani pembeli yang pesan melalui layanan ojek online.

"Ini sedang melayani pesanan buat warga yang positif Covid-19?" tanya Ganjar.

"Iya, Pak. Ini ada yang pesan lewat ojek online, ini gratis tinggal nanti pemesan bayar jasa kurir ke ojek online-nya," jawab karyawan warung.

Ganjar kemudian memanggil ajudannya untuk membeli dalam jumlah banyak. Saat itu Ganjar juga ingat dengan orang-orang yang bekerja di balik layar call center Covid-19 Jawa Tengah.

"Ini menarik. Saya juga mau beli buat sarapan sama teman-teman gowes. Sekalian pesan buat teman-teman di call center Covid-19," ujar Ganjar sembari memanggil ajudannya untuk membeli bubur ayam tersebut. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini