Dua Provokator Demo di Jateng Dibebaskan Polisi

Tim Okezone, Okezone · Selasa 27 Juli 2021 21:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 27 512 2446942 dua-provokator-demo-di-jateng-dibebaskan-polisi-cQ8ZtOalrD.jpg Dua terduga provokator demo di Jateng dibebaskan polisi (Ist)

SEMARANG - Dua orang terduga provakator, yaitu N dan B, yang mengajak demo di wilayah Jateng akhirnya dibebaskan Polda Jateng

Kedua orang tersebut sebelumnya mengajak masyarakat melakukan demo mpada Sabtu (24/7/2021). N dan B diamankan di wilayah Semarang.

Sebelumnya mereka berdua membuat grup WhatsApp untuk mengelabuhi petugas melakukan ajakan aksi. Pada grup tersebut adanya ajakan demo di Semarang, Solo,Sukoharjo, Brebes, dan Kudus.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes M Iqbal Alqudusy mengatakan, pada kasus D dan B Polri mengedepankan restoratif justice. Hal ini bertujuan agar di masa pandemi Covid-19 dapat mencapai ketertiban, kedamaian, ketentraman, dalam tatanan masyarakat yang harmonis dan adil.

"Yang bersangkutan kooperatif dan tidak akan mengulangi perbuatanya dan mau membantu pemerintah untuk ikut menciptakan rasa aman masyarakat di tengah pandemi," ujarnya saat dihubungi, Selasa (27/7/2021).

Langkah restoratif justice, kata dia, juga diterapkan kepada Kades Jenar Kabupaten Sragen, Samto. Kades tersebut menyadari perbuatannya dan saat ini dinobatkan sebagai duta vaksin Covid-19.

"Dia (Samto) menyadari perbuatannya dan saat ini alhamdulillah yang bersangkutan menjadi duta vaksin untuk warganya," ujar dia.

Baca Juga : Polda Jateng Tangkap 2 Terduga Provokator Aksi Demo Hari Ini

Menurutnya, pemerintah terutama aparat TNI Polri memahami penerapan PPKM Darurat dan level 4 membuat masyarakat tidak nyaman.

Pekerjaan selama hari-hari biasa bisa dilakukan. Namun, dalam situasi kondisi saat ini tidak bisa dilakukan.

"Kami Polri sangat memahami situasi ini. Namun pemerintah mengambil keputusan karana tren Covid-19 masih fluktuaktif, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi," tuturnya.

Ia berpesan agar masyarakat bijak bermedsos dan tidak membuat kegaduhan di masa pandemi. Pihaknya berharap masyarakat tetap menjalankan PPKM level 4 dengan kesadaran.

"Ikuti aturannya sehingga Covid segera berlalu dari tanah air kita," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini