31 Penumpang Kapal Kedapatan Tak Punya Surat Vaksin, Lolos karena Bayar Calo hingga Rp1,5 Juta

Andhy Eba, iNews · Jum'at 30 Juli 2021 20:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 30 340 2448688 31-penumpang-kapal-kedapatan-tak-punya-surat-vaksin-lolos-karena-bayar-calo-hingga-rp1-5-juta-kA52cHnXsi.jpg Penumpang tanpa surat vaksin bisa naik kapal setelah bayar calo hingga Rp1,5 juta (Foto : iNews)

BAUBAU - Petugas kesehatan dan tim satgas Covid-19 Baubau mengamankan 31 orang penumpang kapal Pelni dari wilayah timur tujuan Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), karena kedapatan menggunakan surat keterangan vaksin dan antigen palsu.

Kantor kesehatan Pelabuhan Murhum dan Satgas Covid-19 Kota Baubau, Sultra mengamankan para penumpang yang berasal dari Kota Sorong, Jayapura dan Ambon. Mereka mendapatkan surat kelengkapan keberangkatan tanpa harus divaksin dan di swab dengan membayar Rp1,5 juta kepada para calo tiket yang juga merupakan buruh pelabuhan.

Salah seorang penumpang kapal asal Jayapura berinisial LA mengaku mendapatkan dokumen keberangkatan palsu dari seorang buruh pelabuhan di Jayapura bernama Tarzan.

Dirinya rela membayar hingga jutaan rupiah karena takut divaksin dengan alasan kesehatan. Bahkan, para calo itu menyakinkan dirinya jika perjalanannya akan aman sampai ke daerah tujuannya.

"Saya bayar calo Rp1,5 juta," ujar LA, Jumat (30/7/2021).

Baca Juga : 38.800 Dosis Vaksin Sinovac Disalurkan ke Aceh

Sementara itu, tim satuan tugas Covid-19 Kota Baubau dibantu aparat kepolisian dan TNI langsung melakukan pendataan terhadap penumpang kapal KM Dobonsolo tersebut.

Meski tidak diberikan sanksi karena baru pertama kali terjadi, para penumpang kapal diimbau untuk melakukan isolasi mandiri selama tiga hari dan diarahkan untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19.

Para penumpang kapal itu juga diingatkan untuk tidak mengulangi perbuatan menggunakan dokumen palsu karena bisa terancam pidana. "Kami imbau mereka agar tidak mengulangi perbuatannya," Jubir Satgas Covid-19 Baubau, Lukman.

Tim gugus tugas Covid-19 Baubau juga telah berkoorinasi dengan tim gugus tugas dari masing-masing daerah asal para penumpang. Hal itu dilakukan untuk mengungkap pelaku pemalsuan dokumen yang dikomersilkan hingga jutaan rupiah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini