Juru Parkir Tewas Bersimbah Darah Dikeroyok Belasan Orang, 6 Pelaku Ditangkap

Faisal Mustafa, Koran SI · Jum'at 30 Juli 2021 00:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 30 609 2448180 juru-parkir-tewas-bersimbah-darah-dikeroyok-belasan-orang-6-pelaku-ditangkap-wrdwItKQwT.jpeg Ilustrasi (Dok Okezone)

MAKASSAR - Seorang juru parkir di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditemukan tewas bersimbah darah usai dikeroyok belasan orang. Di sekujur tubuh korban berinisial SL (18) itu ditemukan sejumlah luka tikaman dan sabetan senjata tajam.

Korban diketahui sehari-hari bekerja sebagai juru parkir di Kecamatan Manggala. Dia diduga dikeroyok belasan orang tak dikenal (OTK).

Kapolsek Manggala, Kompol Supriady Idrus mengatakan, keluarga korban telah melaporkan kejadian tersebut ke kantornya. Pihaknya sudah mengejar para terduga pelaku.

Dia menjelaskan, SL diduga dikeroyok di Jalan Waduk Tunggu Pampang, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, pada Sabtu (29/7) sekira pukul 17.30 Wita.

"Korban meninggal di tempat dengan luka tebasan di bagian pipi kiri dan lengan kiri, perut. Ada luka memar di bagian wajah diduga dihantam batako karena kita temukan di sekitar jenazah korban," ujar Supriady, Kamis (29/7/2021).

Polisi yang akrab disapa Edhy ini menambahkan, dari hasil penyelidikan awal korban diduga dikeroyok saat melintas menggunakan sepeda motor. "Pelakunya belasan orang menggunakan motor," katanya.

Ia menerangkan, petugas gabungan dari Opsnal Polsek Manggala, Jatanras Polrestabes Makassar dan Resmob Polda Sulsel masih mengejar para pelaku.

“Sudah ada enam yang diamankan, sekarang masih pengembangan. Dua orang itu diduga pelaku utama. Barang bukti parang, batako, dan badik sudah disita anggota gabungan," ucapnya.

Supriady menyatakan, umumnya para pelaku yang sejauh ini diamankan berdomisili di Kecamatan Rappocini dan Manggala. Mereka dibekuk di rumahnya masing-masing sejak, Kamis (29/7/2021) dini hari.

Baca Juga : Ditangkap, Pengeroyok Polisi di TB Simatupang Residivis

"Perannya ada yang membacok, menikam dan menghantamkan batako sampai korban meninggal. Iya korbannya juru parkir, warga Kelurahan Bitoa, Kecamatan Manggala," katanya.

Mantan Kapolsek Rappocini ini melanjutkan, dari hasil keterangan enam pelaku itu mengaku mengeroyok SL, karena merasa diserang oleh teman-teman korban.

“Jadi motif balas dendam untuk interogasi awal begitu. Awalnya ini ada beberapa teman pelaku melintas di TKP, dihadang terus dianiaya, motornya dibuang ke waduk, begitu pengakuannya,” ujarnya.

Terpisah Kanit Jatanras Polrestabes Makassar, Iptu Afhi Abrianto mengaku telah mengantongi identitas para pelaku yang ditaksir mencapai belasan orang. "Masih pengejaran, sudah ada (identitasnya-red)," katanya.

Dia pun belum mau membeberkan identitas para terduga pelaku. Dia berjanji memberikan informasi tersebut setelah proses penyelidikan rampung. "Nanti kami informasikan, sementara dikembangkan," tuturnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini