Satgas Gabungan Berhasil Padamkan 5 Hektar Lahan Terbakar di Kabupaten Ogan Ilir

Tim Okezone, Okezone · Minggu 01 Agustus 2021 13:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 01 610 2449169 satgas-gabungan-berhasil-padamkan-5-hektar-lahan-terbakar-di-kabupaten-ogan-ilir-hVTTxJEObD.jpg Satgas gabungan berhasil padamkan 5 hektar lahan terbakar di Kabupaten Ogan Ilir (Foto: BNPB)

JAKARTA – Satuan Tugas (Satgas) Darat berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 5 hektar di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Satgas yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, TNI, Polri dan masyarakat setempat didukung Satgas Udara dengan water-bombing.

Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari, mengatakan karhutla teridentifikasi di wilayah Desa Pulau Semambu dan Desa Palem Raya, Kecamatan Indralaya Utara. Karhutla terjadi di lahan gambut dengan status areal penggunaan lain atau APL pada Sabtu (31/7), pukul 08.00 WIB.

“Hingga saat ini, total luas lahan terbakar di Kabupaten Ogan Ilir mencapai luas 49 hektar,” terangnya. BPBD setempat mengidentifikasi kawasan yang terbakar berupa lahan gambut dengan kedalaman sekitar 50 cm. Sedangkan dilihat dari jenis vegetasi, semak belukar, purun, ilalang dan gelam berada pada lahan terdampak.

(Baca juga: Dobrak Tembok, Pria Ini Culik Mantan Pacar karena Asmaranya Tak Direstui)

Satgas Darat tetap siaga dalam menghadapi potensi terbakarnya kembali lahan terdampak karena titik panas dapat menjadi titik api, khususnya di lahan gambut. Setelah berhasil memadamkan api di lahan seluas 5 hektar tersebut, Satgas Darat melanjutkan dengan pendinginan atau mopping up.

Selanjutnya BPBD Kabupaten Ogan Ilir berkoodinasi dengan aparat kecamatan setempat Bersama warga untuk melakukan pendataan pada area terdampak. BPBD Kabupaten Ogan Ilir sampai saat ini masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran.

Upaya mematikan api di lahan gambut tersebut, Satgas Darat menggunakan peralatan dan perlengkapan pemadaman. Adapun peralatan yang digunakan meliputi satu unit motor dengan pompa pemadam, dua kendaraan R4 tangki, empat unit mesin pompa pemadam, kendaraan pemadam Manggala Agni serta jet shutter dan sprayer. Sedangkan pengeboman air, Satgas Udara menggunakan tiga helikopter water-bombing.

(Baca juga: Kebakaran Hutan dan Lahan di Sumsel, Begini Kondisi 50 Gajah di Kawasan Konservasi)

Sementara itu, berdasarkan kajian inaRISK, Kabupaten Ogan Ilir memiliki potensi bahaya karhutla pada tingkat sedang hingga tinggi yang berdampak pada 16 kecamatan. Sedangkan pada analisis tingkat kemudahan terbakar pada lapisan atas permukaan tanah, lahan di wilayah Ogan Ilir termasuk mudah terbakar pada awal Agustus 2021 ini.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk lebih waspada dan siap siaga dalam membantu pencegahan dini karhutla di wilayahnya. Pencegahan sejak dini karhutla lebih baik dibandingkan titik api telah menyebar sehingga sulit untuk dipadamkan, khususnya di lahan gambut.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini