Anak Akidi Tio Jadi Tersangka Hoaks Sumbangan Rp2 Triliun, Dijerat Pasat Penghinaan Kebangsaan

Tim Okezone, Okezone · Senin 02 Agustus 2021 16:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 610 2449689 anak-akidi-tido-jadi-tersangka-hoaks-sumbangan-rp2-triliun-dijerat-pasat-penghinaan-kebangsaan-U47hFLmfqT.jpg Anak Akidi Tio jadi tersangka kasus hoaks sumbangan Rp2 triliun (Foto : Istimewa)

PALEMBANG - Polisi telah menetapkan Heriyanti, anak dari almarhum Akidi Tio, sebagai tersangka terkait hibah Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19. Ia pun dijerat dengan pasal penghinaan kebangsaan.

"Status tersangka, inisial H sudah kita amankan di Polda. Sekarang penyidik sedang menyelidiki motif, karena akan kita kenakan dengan undang-undang nomor 1 tahun 1946, pasal 15 dan 16," ujar Dirintelkam Polda Sumsel, Kombes Ratno Kuncoro, Senin (2/8/2021).

Kombes Ratno menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers. Ia menyebut aksi Heriyanti telah membuat kegaduhan. "Karena membuat kegaduhan," tuturnya.

Untuk diketahui, pasal penghinaan yang dimaksud adalah sebagai berikut:

Pasal 15

 

Barang siapa menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berkelebihan atau yang tidak lengkap, sedangkan ia mengerti setidak-tidaknya patut dapat menduga, bahwa kabar demikian akan atau mudah dapat menerbitkan keonaran di kalangan rakyat, dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya dua tahun.

 

Pasal 16

 

Barang siapa terhadap bendera kebangsaan Indonesia dengan sengaja menjalankan suatu perbuatan yang dapat menimbulkan perasaan penghinaan kebangsaan, dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya satu tahun enam bulan.

Baca Juga : Bantuan Rp2 Triliun Hoax, Anak Akidi Tio Bisa Jadi Tersangka

Sebelumnya diberitakan, bantuan sebesar Rp2 triliun yang disumbangkan almarhum Akidi Tio untuk menangani Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan ternyata penipuan belaka. Akibatnya, Heriyanti, anak bungsu Akidi Tio dijemput polisi.

Kombes Ratno Kuncoro yang langsung melakukan penjemputan terhadap Heriyanti tiba di Mapolda Sumsel sekitar pukul 12.59 WIB dan langsung masuk ke ruang Direktorat Kriminal Umum Polda Sumsel.

Kedatangan Heriyanti pun langsung disambut awak media yang telah menunggu. Namun, Heriyanti terus menutupi wajahnya dan berjalan cepat menuju ruangan Ditkrimum Polda Sumsel. Tak ada sepatah kata pun yang dilontarkan saat awak media mencoba bertanya kepada Heriyanti.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini