Anak Akidi Tio Dikabarkan Ditetapkan Tersangka, Ini Kata Polda Sumsel

MNC Portal, · Senin 02 Agustus 2021 22:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 610 2449868 anak-akidi-tio-dikabarkan-ditetapkan-tersangka-ini-kata-polda-sumsel-uLhvRkIMJp.jpg Foto: Istimewa

PALEMBANG - Anak bungsu almarhum Akidi Tio, Heriyanti, dikabarkan ditetapkan tersangka soal donasi bantuan sebesar Rp2 triliun atas nama mendiang ayahnya yang diduga hoaks.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan, hingga saat ini Heriyanti masih menjalani pemeriksaan dan status hukumnya belum menjadi tersangka.

"Sekarang masih proses pemeriksaan, belum jadi tersangka. Yang punya kewenangan mengeluarkan pernyataan adalah Bapak Kapolda dan Kabid Humas, dan yang melakukan penyelidikan Ditreskrimum. Jangan ada dan tidak boleh pakai statemen lain," ujar Supriadi, Senin (2/8/2021).

Baca juga: Heboh Donasi Covid-19 Rp2 Triliun, Hotman Paris: Mana Uangnya?

Supriadi juga membantah Heriyanti diamankan dalam sebuah penangkapan. Menurutnya, Heriyanti diundang untuk datang ke Mapolda Sumsel dengan agenda klarifikasi bantuan yang hingga saat ini belum juga cair.

"Kita tidak menangkap, tapi mengundang untuk klarifikasi terkait rencana penyerahan uang bantuan. Tidak ada penangkapan," jelasnya.

Baca juga: Bantuan Rp2 Triliun Hoax, Dokter Keluarga Akidi Tio Minta Maaf kepada Rakyat Indonesia

Dengan demikian, selama pemeriksaan berlangsung tidak ada penahanan terhadap Heriyanti dan dokter keluarga mendiang Akidi Tio, Prof Hardi Dermawan. Sejauh ini penyidik belum menemukan adanya indikasi penipuan.

"Makanya kita undang untuk mengetahui status uang itu, ada atau tidak. Tidak ada penangkapan berarti tidak ada penahanan," kata dia.

Supriadi juga mengajak warga Sumsel untuk menghormati privasi pemilik uang dan bersabar menunggu kepastiannya.

"Orang yang akan membantu pasti punya beban psikologis juga. Pemeriksaan tidak terlalu memaksakan, pemeriksaan secara kekeluargaan," ujarnya.

Baca juga: Bantuan Rp2 Triliun Hoax, Anak Akidi Tio Bisa Jadi Tersangka

Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan meminta masyarakat tidak mengambil kesimpulan sebelum ada keterangan resmi dari pihaknya. Menurutnya, penyidik masih memerlukan waktu agar semuanya terungkap.

"Pemeriksaan baru beberapa jam, kami akan periksa lagi. Masyarakat jangan ambil kesimpulan dahulu sampai ada kejelasan," kata Hisar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini