Jenazah Korban Kecelakaan Lalu Lintas Dinyatakan Positif Covid-19, Keluarga Marah-Marah

Eman Suni, iNews · Selasa 03 Agustus 2021 08:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 03 340 2449959 jenazah-korban-kecelakaan-lalu-lintas-dinyatakan-positif-covid-19-keluarga-marah-marah-NNZ4wSE7Mt.jpg Keluarga ambil paksa jenazah korban kecelakaan yang dinyatakan positif Covid-19 (Foto : iNews)

KUPANG - Rebutan jenazah Covid-19 terjadi di Rumah Sakit Siloam Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pasien yang meninggal merupakan korban tabrakan yang dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong saat medapat perawatan di ruang IGD.

Rebutan jenazah itu terjadi antara petugas keamanan bersama keluarga di halaman depan RS Siloam Kupang, NTT. Keluarga pasien pun marah dan tak terima dengan hasil Covid-19 yang disampaikan oleh pihak rumah sakit karena anak mereka datang ke rumah sakit akibat kecelakaan lalu lintas.

Jenazah korban bahkan sempat ditahan aparat untuk dimakamkan sesuai prokes Covid-19. Setelah lama menunggu, keluarga mencoba untuk membawa pulang paksa. Namun mereka dipaksa masuk kembali setelah aksi saling tahan dikuasai pihak kepolisian.

Sambil menunggu pengurusan jenazah, ibu korban terus menangis sambil memohon agar anak mereka diizinkan untuk dibawa pulang oleh keluarga.

Baca Juga : Pria Ini Jual 2 Mobilnya Demi Dapur Umum untuk Warga yang Isoman Covid-19

Keterlambatan pengurusan jenazah karena korban merupakan warga Oebelo, Kabupaten Kupang, Sementara untuk pertolongan korban mendapat penanganan medis di RS Siloam Kota Kupang..

Akhirnya, jenazah pasien akhirnya diserahkan kepada keluarga untuk dibawa pulang dengan pengawalan pihak kepolisian.

Setelah terlantar kurang lebih lima jam, jenazah dikawal pulang ke rumah keluarga di Oebelo. Hal tersebut terjadi lantaran belum tersedianya ambulance serta lahan TPU korban covid bagi warga Kabupaten Kupang, NTT.

"Keterlambatan ini karena lambatnya koordinasi antara tim gugus Covid dari Kabupaten Kupang dan Kota Kupang. Anak mereka diperiksa dua kali dan hasilnya positif Covid, sehingga harus dimakamkan sesuai protokol covid," ujar Kapolsek Oebobo AKP Magdalena Mere, Selasa (3/8/2021).

Kini, jenazah sudah diserahkan kepada keluarga dan dibawa pulang untuk selanjutnya akan dimakamkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini