Tak Dapat Bantuan, 10 Warga Nemangkewa Sikka yang Isoman Terpaksa Belanja Sendiri Kebutuhan ke Pasar

Joni Nura, iNews · Rabu 11 Agustus 2021 08:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 11 340 2453973 tak-dapat-bantuan-10-warga-nemangkewa-sikka-yang-isoman-terpaksa-belanja-sendiri-kebutuhan-ke-pasar-1jgy2iM3kK.jpg Salah seorang warga Desa Nemangkewa, Kabupaten Sikka, yang menjalani isoman.(Foto:tangkapan layar)

KABUPATEN SIKKA - Sebanyak 10 warga Desa Namangkewa, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah pasca didiagnosa positif Covid-19.

Mirisnya, tak ada bantuan dan perhatian dari pemerintah desa. Bahkan untuk kebutuhan sehari-hari, mereka terpaksa berbelanja sendiri ke pasar.

Lima hari sudah 3 kepala keluarga (KK) di Desa Namangkewa menjalani isoman. Tiga kepala keluarga ini, terdiri dari 6 orang dewasa dan 4 orang anak-anak.

Baca Juga: Harus Isoman Tapi Tinggal Bersama Bayi dan Lansia, Begini Prokes yang Harus Dijalankan

Sejak hari pertama menjalani isolasi mandiri, tak ada perhatian dan bantuan dari pemerintah desa setempat, pihak desa hanya datang dan mengambil dokumentasi awal dan tak pernah kembali lagi.

"Terpaksa untuk memenuhi seluruh kebutuhan keluarga, beberapa warga isoman keluar rumah pergi ke pasar guna membeli bahan makanan," ujar Reynold Bliong, warga isoman.

Menurut Reynold, warga memahami protokol kesehatan Covid-19, namun terpaksa demi bertahan hidup selama menjalani masa isoman.

"Hingga saat ini, perhatian dan bantuan hanya didapat dari puskesmas setempat berupa pemeriksaan harian serta obat-obat flu dan batuk. Sementara untuk vitamin, kami merogoh kocek pribadi dan pergi membelinya di apotek terdekat," tukasnya.

(saz)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini