Sertifikat Vaksin Belum Jadi Syarat Klayaban di Jateng

Taufik Budi, Okezone · Jum'at 13 Agustus 2021 16:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 13 512 2455236 sertifikat-vaksin-belum-jadi-syarat-klayaban-di-jateng-xregNAdvlQ.jpg Vaksin Covid-19. (Foto: Reuters)

SEMARANG - Sertifikat vaksin telah menjadi syarat orang bepergian di sejumlah daerah. Mereka yang sudah divaksin dan memiliki sertifikat, diberi kelonggaran untuk beraktivitas di tempat umum seperti mal, tempat pariwisata dan tempat publik lainnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan Jawa Tengah belum mengambil kebijakan itu. Alasannya, banyak orang yang belum divaksin di Jawa Tengah.

"Belum, kita belum sampai ke sana. Kalau semua harus pakai syarat vaksin, sementara vaksinasi belum tinggi, maka saya rasa itu nggak adil. Wong belum divaksin kok, yang divaksin masih sedikit," katanya usai memimpin rapat koordinasi penanganan Covid-19 di kantornya, Senin (9/8/2021).

Baca juga: 8 Pesawat Tempur F-16 dan 6 Helikopter TNI, Siap Meriahkan HUT Kemerdekaan Ke-76 RI


Baca juga: Angka Vaksinasi di DKI Jakarta Tembus 98,1%

Ganjar menegaskan, pemberian kelonggaran bagi mereka yang sudah divaksin untuk bepergian kurang tepat. Hal itu membuat keadilan di masyarakat terciderai.

"Lalu seolah-olah, mereka yang sudah divaksin mendapat prioritas pertama untuk klayaban (keluyuran). Kan nggak enak kita sama rakyat," tegasnya.

Dia mengatakan, sebenarnya bisa saja syarat vaksin itu diterapkan saat vaksinasi sudah tinggi. Kalau saat ini, orang mau berkunjung ke mal atau tempat publik lain bisa dilakukan meskipun belum divaksin, asal menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Kalau itu bisa dilakukan, jumlahnya dibatasi sejak pintu masuk. Sebenarnya itu bisa. Tapi nanti kalau sudah boleh dibuka," terangnya.

Jateng saat ini kondisinya sudah membaik. Leveling di sejumlah daerah lanjut Ganjar sudah turun. Namun untuk pembukaan mal, tempat wisata dan tempat publik lainnya, ia meminta menunggu keputusan dari pusat.

"Tapi tentu kita harus menunggu keputusan evaluasi dari pusat, biar seragam. Tidak boleh nanti jalan sendiri-sendiri. Kalau sudah ada keputusan, maka sebenarnya itu bisa dilakukan," pungkasnya.

Seperti diketahui, sejumlah daerah memberikan kelonggaran pada warganya untuk bepergian dengan syarat menunjukkan sertifikat vaksin. Di Jakarta misalnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan bahwa sertifikat vaksinasi akan jadi salah satu syarat pelonggaran berbagai aktivitas publik di ibu kota. Diantaranya kegiatan ekonomi, keagamaan, sosial dan budaya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini