Bali Gempar! 2 Jenazah Covid-19 Tertukar, Seharusnya Dikremasi Malah Dikubur

Mohamad Chusna, Sindonews · Sabtu 14 Agustus 2021 06:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 14 244 2455451 bali-gempar-2-jenazah-covid-19-tertukar-seharusnya-dikremasi-malah-dikubur-3mfKwruhrX.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

DENPASAR - Warga Bali gempar. Dua jenazah pasien Covid-19 dengan nama yang sama dan berasal dari desa yang sama tertukar. Akibatnya, jenazah yang seharusnya dikremasi malah dikubur.

Peristiwa menghebohkan itu terjadi di Desa Adat Tengkulak Kaja, Kecamatan Sukawati, Gianyar. Selain nama dan berasal dari desa yang sama, kedua jenazah juga sama-sama berjenis kelamin perempuan.

Kepala Desa Adat atau Bendesa Tengkulak Kaja I Made Selamet menjelaskan, kedua warganya yang sama-sama terkonfirmasi Covid-19 dan sama-sama dirawat di RS Sanglah Denpasar meninggal dalam waktu berurutan.

Baca Juga:  Kadis Kebudayaan Denpasar Jadi Tersangka Korupsi Sesajen

Warga yang meninggal pertama yaitu Ni Gusti Made Rai (82), pada Rabu 11 Agustus 2021 lalu. Kemudian, di hari berikutnya, Kamis 12 Agustus 2021, warga yang meninggal adalah Ni Gusti Made Rai (65).

"Keduanya tinggal hanya beda dusun," ujar Selamet.

Di RS Sanglah, kedua jenazah sama-sama dititipkan di ruang jenazah. Sesuai prosedur penanganan Covid-19, jenazah pasien yang terkonfirmasi Covid-19 dimasukkan ke dalam peti dan tidak boleh dibuka.

Baca Juga:  Pembunuh PSK Online di Bali Divonis 12 Tahun Penjara

Setelah berembuk dengan pihak keluarga masing-masing, diperoleh informasi satu jenazah akan dimakamkan di kuburan desa setempat dan satu jenazah lagi akan dikremasi.

Proses penguburan lalu dilakukan Kamis 12 Agustus 2021 malam. Ketika jenazah tiba, pihak keluarga juga dilarang membuka peti. Proses penguburan hingga selesai juga dilakukan sesuai prosedur penanganan Covid-19.

Namun, tiba-tiba sekitar dua jam kemudian, datang perwakilan keluarga dusun sebelah yang menyatakan jenazah tertukar. Seketika semua warga desa dibuat gempar.

Selamet lalu berusaha melakukan konfirmasi ke RS Sanglah. "Dan benar, kami mendapatkan informasi dari Sanglah kalau jenazah yang dikubur salah alias tertukar," ujar dia yang mengaku sempat syok dengan kejadian itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini