KGPAA Mangkunagoro IX Pandai Menyembunyikan Rasa Sakit

Agregasi Solopos, · Minggu 15 Agustus 2021 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 15 512 2455900 tanggapan-keluarga-terkait-suksesi-di-pura-mangkunegaran-solo-lJEEnLlWbx.jpg Makam KGPAA Mangkunagoro IX (Foto : Solopos)

KARANGANYAR — Keluarga almarhum KGPAA Mangkunagoro IX mengungkapkan beberapa kenangan semasa almarhum hidup. Dia mengaku tidak mendapatkan firasat sebelum almarhum wafat.

“Beliau [Mangkunagoro IX] pandai menyembunyikan rasa sakit yang diidap. Bahkan sebelumnya sempat menunjukan tanda-tanda kesehatan yang membaik. Tidak ada firasat atau mimpi yang saya alami sebelumnya,” ujar Prameswari Dalem Mangkunagoro IX, Prisca Marina Haryogi Supardi, Minggu (15/8/2021).

Namun, ia belum mau berbicara banyak terkait suksesi berikutnya tahta Mangkunagoro berikutnya. Pihak keluarga masih menunggu hasil rapat akbar yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

Pihaknya tidak mau berbicara banyak soal suksesi Mangkunagoro dan menyerahkan segala keputusan kepada Tuhan terkait hal tersebut.

“Mohon jangan tanyakan saya soal suksesi. Saya pasrahkan semua kepada Allah. Biar semuanya mengalir,” ujarnya.

Sementara itu, GPH Paundrakarna Jiwa Suryanegara, mengatakan saat ini masih fokus melestarikan kesenian yang diwariskan Pura Mangkunegaran. Terkait suksesi, dia mengaku belum bisa mengatakan apa-apa.

“Masih menunggu rapat akbar. Ini kalau kami masih hari tenang dulu. Saya tidak bisa berkata apa-apa semua butuh proses,” beber dia.

Seperti diketahui, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Ario (KGPAA) Mangkunagoro (MN) IX, 69, tutup usia, pada pukul 02.50 WIB, Jumat (13/8/2021) di Jakarta. Jenazah disemayamkan di Dalem Ageng Puro Mangkunegaran sebelum dimakamkan di Astana Girilayu, Matesih, Karanganyar pada Minggu.

Duka mendalam dirasakan empat putera dan puteri, sang isteri Gusti Kanjeng Putri Mangkunagoro IX, juga para kerabat Mangkunagoro. Penguasa Puro Mangkunegaran sejak tahun 1988 ini meninggalkan semangat tentang pentingnya menjaga seni kebudayaan agar tak padam oleh gempuran zaman. Selama memimpin, sejumlah kebijakan yang mengarah pada pemertahanan dan pengembangan seni kebudayaan terus dilakukan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini