Share

Juru Bicara Taliban: Media Tidak Boleh Bertentangan dengan Nilai Islam

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 18 Agustus 2021 10:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 18 18 2457114 juru-bicara-taliban-media-tidak-boleh-bertentangan-dengan-nilai-islam-WUAsTeqThz.jpg Konferensi pers pertama Taliban usai menguasai Afghanistan (Foto: News Logics)

AFGHANISTANTaliban memastikan pihaknya berkomitmen pada media massa dalam kerangka budaya Afghanistan.

“Tidak ada yang boleh bertentangan dengan nilai-nilai Islam dalam aktivitas media,” terang juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid saat konferensi pers pertama mereka pada Selasa (17/8) sore.

Hingga saat ini, program radio telah melaporkan dilarang memutar musik pop dan hanya diizinkan memutar musik dan iklan religi. Wanita sempat ‘disingkirkan’ dari siaran televisi tetapi muncul kembali di berita pada Selasa (17/8).

(Baca juga: Juru Bicara Taliban: Kami Tidak Ingin Perang, Ingin Perdamaian)

“Anda di media harus memperhatikan kekurangan kami, sehingga kami dapat melayani bangsa, tetapi media tidak boleh bekerja melawan kami,” lanjutnya.

Terkait peran perempuan dalam jurnalisme, Mujahid mengatakan orang "perlu menunggu sampai pemerintah terbentuk," sebelum orang tahu semua peran yang akan dimiliki perempuan di negara bagian yang baru.

Sebelumnya, Taliban berkomitmen pada hak-hak perempuan di bawah sistem hukum syariah. mereka mengizinkan wanita bekerja di bawah aturan hukum syariah.

(Baca juga: Taliban Tegaskan Tidak Ada Diskriminasi, Izinkan Wanita Bekerja Sesuai Aturan Syariah)

Taliban juga mengatakan pihaknya membutuhkan waktu untuk membentuk pemerintahan baru. Mereka juga ingin hubungan baik dengan semua tetangga yang didasarkan pada hukum internasional dan Islam. Mereka mengatalan tidak ingin perang, tapi lebih menginginkan perdamaian dan stabilitas.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini