Australia Bekerjasama dengan RI, Fasilitasi Penerbangan Komersial

Tim Okezone, Okezone · Rabu 18 Agustus 2021 12:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 18 18 2457196 australia-bekerjasama-dengan-ri-fasilitasi-penerbangan-komersial-qSdesXW6X7.jpg Ilustrasi bandara (Foto: Okezone)

AUSTRALIA - Australia telah bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Provinsi di Bali untuk memfasilitasi penerbangan komersial ke Australia dari Denpasar, Bali pada hari ini, 18 Agustus.

Penerbangan ini telah diatur untuk memungkinkan warga Australia yang rentan, yang penerbangannya telah dibatalkan atau di mana opsi transit tidak lagi tersedia, untuk kembali ke Australia. Australia terus menjajaki berbagai opsi untuk mendukung warga Australia yang ingin kembali ke Australia.

“Australia berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia, dan Pemerintah Provinsi di Bali, atas bantuannya untuk mendukung penerbangan komersial yang difasilitasi ke Australia ini” kata Anthea Griffin, Konsul-Jenderal Konsulat-Jenderal Australia di Bali, melalui siaran pers pada Rabu (18/8).

“Kesempatan penerbangan ini juga kami manfaatkan untuk menyampaikan bagian dari paket bantuan kesehatan Covid-19 Australia bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia,” lanjutnya.

(Baca juga: Coba Jual Suku Cadang Rudal Korut, Warga Australia Dipenjara)

“Australia mendukung mitra dekat dan tetangga kami Indonesia dalam menanggapi lonjakan signifikan dalam kasus Covid-19,” terangnya.

Pada 7 Juli 2021, Menteri Luar Negeri Payne berbicara dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dan mengkonfirmasi paket bantuan kesehatan cepat untuk tanggapan Covid-19 Indonesia. Paket tersebut merupakan bagian dari dukungan kuat Australia untuk respons Covid-19 Indonesia hingga saat ini. Paket ini mencakup dana bantuan sebesar USD12 juta dalam bentuk peralatan medis terkait oksigen dan lainnya, termasuk 1.000 ventilator, hingga 700 konsentrator oksigen, lebih dari 170 tabung oksigen dan berbagai bahan habis pakai dan suplai medis lainnya.

(Baca juga: Dianggap Rasis, Nama Pulau di Australia Akan Diganti)

Lalu lebih dari 40.000 alat uji rapid antigen, dan 2,5 juta dosis vaksin Astra Zeneca untuk 2021.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini