Share

Korban Tewas Akibat Kudeta Myanmar Lampaui 1.000 Orang

Antara, · Rabu 18 Agustus 2021 22:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 18 18 2457565 korban-tewas-akibat-kudeta-myanmar-lampaui-1-000-orang-GrvFvkkB0q.jpg Foto: Reuters.

YANGON - Korban tewas sebagai akibat kudeta Myanmar pada 1 Februari menembus angka 1.000 pada Rabu, menurut pejabat kelompok aktivis Asosiasi Pendampingan Narapidana Politik (AAPP) yang mendata kasus pembunuhan oleh pasukan keamanan.

Juru bicara junta yang berkuasa tidak menanggapi panggilan telepon untuk dimintai komentar. Otoritas militer sebelumnya mengatakan bahwa data AAPP, yang banyak dikutip oleh organisasi internasional, dibesar-besarkan.

BACA JUGA: Indonesia Tegaskan ASEAN Tak Beri Pengakuan Terhadap Junta Militer Myanmar 

Militer juga menyebutkan bahwa sejumlah anggota pasukan keamanan tewas dan pihak AAPP tidak menyertakan mereka dalam hitungannya.

"Menurut catatan AAPP, 1.001 orang tak bersalah tewas," ungkap sekretaris AAPP Tate Naing kepada Reuters. "Jumlah korban sebenarnya jauh lebih banyak."

Negara di Asia Tenggara itu terjerumus dalam kekacauan sejak kudeta, di mana aksi protes berlangsung setiap hari, pemberontakan marak di kawasan perbatasan dan aksi mogok meluas sehingga menyebabkan ekonomi Myanmar rusak parah.

BACA JUGA: AS Kecam Genosida dan Kekejaman di 6 Negara, Myanmar hingga Suriah

Militer melengserkan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi, menuding adanya kecurangan dalam pemilu November 2020 yang dimenangkan oleh partai Liga Nasional untuk Demokrasi yang dipimpinnya. 

Komisi pemilu pada saat itu dan pengawas internasional menyebutkan bahwa tudingan militer tidak benar.

Otoritas militer mengklaim bahwa perebutan kekuasaan mereka tidak bisa disebut sebagai kudeta lantaran hal itu sejalan dengan Undang-Undang.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini