297 Kali Beraksi, Pelaku Pelemparan Kaca Truk Akhirnya Ditangkap Polda Jateng

Tim Okezone, Okezone · Senin 23 Agustus 2021 13:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 23 512 2459664 297-kali-beraksi-pelaku-pelemparan-kaca-truk-akhirnya-ditangkap-polda-jateng-ivUnRQY0oU.jpg Polda Jateng menangkap pelaku pelemparan kaca truk (Foto: Ist)

SEMARANG - Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandhani mengatakan, telah menangkap pelaku pelemparan kaca truk di wilayah Kendal, Jawa Tengah. Kasus tersebut sempat meresahkan warga khususnya para sopir truk di wilayah Pantura. 

Kepolisian langsung membentuk tim untuk melakukan penyelidikan. Usai dilakukan pengembangan dan pemeriksaan, pelaku berinisial NH ditangkap.

"Setelah melalui proses penyelidikan, Pelaku pelemparan kaca truck yang terjadi di wilayah Kendal akhirnya kami tangkap," katanya melalui keterangan tertulis, Senin (23/8/2021).

Baca Juga:  Gelar Vaksinasi Massal di Soloraya, Kapolda Jateng : 4.600 Buruh Bakal Divaksin

Pelaku berinisial NH merupakan warga Kampung Sarean, Rt 02 Rw 09, Kraja Kulon, Kaliwungu, Kendal. Sementara satu pelaku lain berhasil melarikan diri.

Saat dimintai keterangan, pelaku mengatakan telah melakukan aksinya sebanyak 297 kali sejak Januari 2021 hingga Agustus 2021.

Pengungkapan ini lanjut Djuhandhani, sebagai hasil pelaksanaan patroli tertutup secara terus menerus dari pukul 01.00 wib sampai dengan pukul 06.00 wib di wilayah yang sering dijadikan TKP pelemparan.

"Rabu subuh jam 03.20 WIB, tim sempat menghentikan seseorang yang dicurigai sebagai pelaku dengan mengendarai sepeda motor supra 125 nopol H4077AM (nopol palsu) di SPBU Brangsong Kendal," ungkapnya.

Baca Juga:  Berpotensi Timbulkan Kerumunan, Polda Jateng Larang Perlombaan HUT Ke-76 RI

Saat dihentikan, orang yang dicurigai tersebut melarikan diri dan berusaha menendang petugas, serta sempat terjadi kejar-kejaran. "Tim kemudian langsung melaksanakan penyelidikan untuk menemukan identitas orang yang dicurigai tersebut," tuturnya.

Masih kata Djuhandhani, Tim langsung melaksanakan penggeledahan dan berhasil menemukan sepeda motor yang digunakan. Dari keterangan kakak pelaku, sudah 5 bulan terakhir pelaku mempunyai kebiasan keluar rumah pada dini hari sampai pagi.

Lanjutnya, tim kemudian melanjutkan penyelidikan dan pengejaran terhadap orang yang diduga pelaku tersebut di wilayah Kota Semarang. Terduga pelaku berhasil diamankan sekitar pukul 14.30 WIB di daerah Mangkang, Kota Semarang.

"Pelaku mengaku aksi tersebut dilakukan atas perintah seseorang berinisial AYT dengan upah sebesar Rp1 juta setiap minggu," tuturnya.

"Uang tersebut oleh pelaku digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari, memberi uang jajan pacarnya, dan untuk menginap beberapa kali di hotel daerah Bandungan, Kabupaten Semarang," lanjutnya.

Petugas sedang melakukan pendalaman atas kasus ini untuk mengungkap pelaku lain yang diduga merupakan sebuah tim.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini